Warga Cinaga akan Punya Jembatan Permanen - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Cinaga akan Punya Jembatan Permanen

Warga Cinaga akan Punya Jembatan Permanen

Written By Angga Praditya on Senin, 22 Januari 2018 | 15.20.00

TEGALWARU, RAKA - Ketakutan warga Dusun Blok Kopi Kulon, Kampung Cinaga, Desa Kutalanggeng, Kecamatan Tegalwaru kakinya terselip ketika menyeberangi jembatan bambu yang renggang di dusunnya, ternyata mendapat tanggapan serius Wakil Bupati Ahkmad Zamakhsyari. Akhir pekan (21/1) kemarin, Wabup melihat langsung kondisi jembatan tersebut.
Ditemani Plt. Camat Tegalwaru Udin Samsudin SH. MA, Jimmy sapaan akrab Wakil Bupati Karawang memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 5.000.000 untuk penanggulangan sementara jembatan  bambu yang sempat viral di media sosial. "Saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, yang kebetulan hadir bersama kita, agar selepas  perbaikan sementara dilakukan pembangunan secara permanen. Saya harapkan pembangunan nantinya bisa membuat masyarakat bisa memgunakan jembatan dengan aman dan nyaman," ucapnya.
Sementara perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PRKP) Kabupaten Karawang H. Emin menerangkan sudah ada kesepakatan akan dilakukan pembangunan menggunakan batang bambu dan secara teknis dinasnya akan membantu guna mendapatkan kualitas jembatan, meski hanya dari batang bambu akan tetapi aman dilintasi. "Saya tadi berkoordinasi dengan Kapospol l Tegalwaru, lalu dengan Sekdes Kutalanggeng, juga Ketua RW sekitar, bahwa pembangunan jembatan sementara akan di bangun Rabu depan, "ucap H. Emin.
Tidak hanya itu, PRKP pun akan berkoordinasi dengan Kecamatan Tegalwaru dan pemerintahan setempat agar mendapatkan bambu berkualitas. "Kami akan membantu dari segi teknis, sambil kami menyiapkan  rencana pembangunan di Anggaran Belanja Tambahan mendatang yang rencananya akan dianggarkan sekitar 1,5 miliar," ucapnya.
Sementara toko masyarakat setempat Sanim mengaku sebelumnya sudah putus asa untuk membangun jembatan baru karena selalu hanyut terseret arus Sungai Cacaban setiap kali musim hujan. "Kami sudah patah arang perihal jembatan ini. Kalau ditotal yang sudah kami bangun sekitar 120 jembatan dari bambu yang hanyut dibawa banjir sungai Cacaban. Makanya kami merasa bersyukur begitu tahu Wakil Bupati datang melihat kondisi jembatan yang memang cukup vital bagi kami," ucapnya.
Perlu disampaikan selama ini jembatan bambu di Dusun Blok Kopi Kulon, Kampung Cipaga, Desa Kutalanggeng itu satu-satunya jembatan bagi warga yang hendak keluar kampung. Seringkali warga yang mengalami sakit harus pasrah ketika Sungai Cacaban meluap dan menghanyutkan jembatan bambu mereka. Demikianpun anak-anak sekolah harus tidak masuk sekolah karena tidak ada jembatan yang menyeberangkan mereka untuk bisa sampai ke sekolah. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template