Uang PIP Siswa Ikut Terbakar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Uang PIP Siswa Ikut Terbakar

Uang PIP Siswa Ikut Terbakar

Written By Admin Raka on Senin, 22 Januari 2018 | 14.00.00

Kebakaran di SMPN 3 Karawang

KARAWANG, RAKA - Ruang Tata Usaha Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Karawang ludes dilalap api. Akibat kebakaran itu para siswa kini khawatir, sejumlah dokumen penting yang ikut terbakar akan berpengaruh terhadap kelancaran ujian nasional (UN) tahun ini.
Seperti diungkapkan Bagasmanan (14) siswa kelas 9 SMP Negeri 3 Karawang. Dia masih terpukul menyaksikan puing-puing barang di ruang tata usaha sekolahnya. Dia sempat mengetahui sekolahnya kebakaran pada Sabtu (19/1) sekitar pukul 05.05 Wib. "Menurut informasi arsip-arsip penting sekolah juga ikut terbakar. Khawatir saja nanti pas Ujian Nasional terganggu," paparnya kepada Radar karawang, Minggu (21/1) di lokasi kebakaran, di Jalan Tampomas No. 2 Kelurahan karngpawitan, Kecamatan Karawang Barat.
Hal senada diungkapkan Andi Muhammad Rafli Aditiya Arif (15) rekan  sekolah Bagasmanan. Dia kaget setelah mendapat Kabar jika sekolahnya hangus di lahap api pada pagi hari. "Saya Shock dapat kabar sekolah terbakar. Semoga saja bisa cepat dibangun lagi. Sedih melihatnya dan itu pasti akan mengganggu proses belajar mengajar, apalagi sekarang mau ujian," ucapnya.
Sementara itu, penjaga sekolah SMP Negeri 3 Karawang Robul (66) menyampaikan kebakaran terjadi sekitar pukul 5.05 Wib di ruangan Tata Usaha (TU). Dia tahu ada kebakaran setelah api membesar. "Kita kelabakan, karena yang jaga cuma saya sendiri. Saya lari ke pos perumahan dekat sekolah untuk panggil pemadam, sampai kesini lagi sudah hangus terbakar ruangannya," paparnya.
Masih dikatakan Robul, kebakaran yang menghanguskan tiga unit komputer dan sebuah laptop itu akibat hubungan arus jarak pendek di ruang Tata Usaha. Robul sendiri kurang tahu persis yang terbakar itu komputer apa, tetapi informasi yang diperolehnya menyebutkan data siswa lama dan baru yang berada dalam komputer-komputer tersebut ikut terbakar.
Kepala SMPN 3 Karawang Raden Darajat Syafei Saputra menyampaikan, pihaknyapun merasa kaget usai penjaga sekolah mengabari jika sekolah yang dipimpinnya itu ludes dilahap si jago merah. "Pertama saya dapat informasi dari masyarakat tetangga sekolah dan penjaga sekolah yang lapor ke satpam. Setelah 10 menit kemudian datang mobil pemadam kebakaran kantor TU sudah hangus," paparnya.
Pihaknya akan terus berhati-hati dalam menjaga bangunan, yang beriskan data-data penting itu, karena tidak menutup kemungkinan jika usai peristiwa akan banyak hal-hal yang perlu dibenahi. "Kita mengalami kerugian barang elektronik yang mencapai di atas 150 juta, dan ada tanda bukti uang PIP yang siswanya sudah lulus tidak terdata siswanya dimana, namun alhamdualillah arsip uangnya ada," paparnya.
Sementara itu, Kadisdikpora Dadan Sugardan yang mengunjungi lokasi kebakaran menyampaikan kebakaran itu adalah musibah yang diakibatkan korsleting listrik. Karena itu kedepannya dia akan meminta untuk dilakukan pengecekan sambungan jaringan dan kabel-kabel listrik yang ada di sekolah-sekolah. "SMPN 3 Karawang yang Kebakaran menjadi perhatian kita semua, terutama dinas pendidikan. Untuk itu kedepannya kita berharap agar ada pengecekan mengenai kabel-kabel listrik yang ada di sekolah," paparnya.
Dadan berpesan, bagi sekolah-sekolah tentunya bisa mengecek intalasi yang ada di sekolah masing-masing, sehingga tidak lagi akibat konsleting yang patut disesalkan  juga banyak arsip-arsip yang berhubungan dengan sekolah sebagian hangus terbakar. "Peristiwa ini telah kita sampaikan ke kementerian dan sudah dilaporkan, mudah mudahan mendapat tanggapan secepatnya, termasuk ke Dirjen Pendidikan," pungkas Dadan. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template