Tradisi Tukar Kado di Akhir Tahun - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tradisi Tukar Kado di Akhir Tahun

Tradisi Tukar Kado di Akhir Tahun

Written By Admin Raka on Selasa, 02 Januari 2018 | 19.50.00

PURWAKARTA,RAKA- Umat Kristiani Rayakan tahun baru dengan beribadah dan bersilaturahmi dengan segenap jamaahnya. Acara peribadahan tersebut dimulai sejak pukul lima sore hari hingga jam sembilan malam.
Agung Nugroho, Sekretaris Majelis Jemaat Gereja Kristen Pasundan Purwakarta mengatakan, mengacu kepada tema Natal pesan untuk menjalani kehidupan setahun kedepan untuk damai sejahtera dapat kita bagikan kepada sesama. "Sesama bukan hanya pada manusia tapi juga alam semesta. Karena semesta adalah bagian dari sesama kita itu sendiri. Bagaimana kita memperlakukan lingkungan dan sesama lain menjadi tanggung jawab yang harus kita lakukan," ungkap Agung, kepada Radar Karawang menjelang malam pergantian tahun baru.
Ia juga mengatakan, acara peribadahan tersebut biasa disebut ibadah tutup tahun dan dipimpin oleh bapak pendeta Andris Suhana. Setelah upacara ibadah selesai dilanjutkan dengan acara tukar kado dan games. "Dalam acara tukar kado masing-masing membawa kado seharga 20 ribu rupiah dan ditempatkan disuatu tempat yang dipandu oleh MC lalu ditukar. Sebenarnya hanya untuk tradisi, sudah sering melakukan hal tersebut kemudian saling berbagi dari apa yang kita miliki dan saling bertukar dengan yang lain," imbuhnya.
Agung juga mengatakan, ada juga acara yang diinisiasi oleh pemuda untuk kumpul bersama. ia sendiri support kegiatan tersebut juga bisa dipantau karena ada aktivitas menunjukan kebersamaan. "Hanya itu saja kegiatannya, bahkan untuk penyalaan kembang api tidak menyarankan, lebih baik ke arah ngumpul bersama (ngariung)," paparnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, yang sesuai yang menjadi pesan ibadah sore tadi bahwa di tahun yang baru tahun 2018 harus mampu menempatkan diri di dalam kesetiaan kepada Tuhan. "Harapan kami terutama kepada para pemuda bahwa kebersamaan di tahun 2018 harus semakin akrab untuk suatu hal yang lebih positif," jelas Agung.
Beberapa pemuda juga terlihat hadir, salah satunya Radityo Amraboni. Ia berharap di tahun 2018 semangat toleransi bisa memperindah perbedaan. "Dari sisi keagaaman biar di tahun 2018 toleransi beragama lebih ditingkatkan lagi. Keinginannya ada komunitas lintas iman bisa saling sharing dan mengerti juga membuat contoh, bahwa perbedaan itu bukan hal yang buruk tapi membuat sebuah harmoni sehingga terdengar menjadi sebuaj musik yang indah," ucap Radityo.
Senada dengan Radityo, Raja Mulia Alexander Panjaitan juga mengatakan, toleransi dan perbedaan semoga bisa menjadi pelengkap di dalam perbedaan. "Udah bagus banget toleran di Purwakarta, yang lebih ditingkatkan lagi kearah keagamaan jangan sampai menjadi rasis. Karena toleransi sangat baik banget dimasyarakat dan perbedaan itu bisa memperindah kita menjadi satu dan saling melengkapi," pungkasnya.(cr2)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template