Tangkap Pelaku Dugaan Pemerasan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tangkap Pelaku Dugaan Pemerasan

Tangkap Pelaku Dugaan Pemerasan

Written By Admin Raka on Jumat, 26 Januari 2018 | 14.00.00

KOTABARU, RAKA - Korban dugaan pemerasan oknum wartawan akhirnya benar-benar membuat laporan ke Polres Karawang. Atas laporan itu, diharapkan oknum wartwan tersebut  bisa secepatnya ditangkap serta diproses hukum sesuai aturan yang berlaku.
Eka Eskasari, korban dugaan pemerasan oknum wartawan menyampaikan, kasus pemerasan yang menimpanya sudah dilaporkan ke Polres Karawang. Proses hukum yang ditempuhnya tersebut agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal. "Iya pak kemarin (Rabu/24/1) jam 7 malam saya yang didampingi Ketua PGRI Kabupaten, Ketua PGRI Kotabaru dan Kepala UPTD Pendidikan Kotabaru, sudah membuka LP untuk kasus pemerasan yang dilakukan wartawan bernama Budiman," ungkap Eka, yang merupakan Operator SDN Pangulah Selatan III, kepada Radar Karawang, Kamis (25/1).
Eka melanjutkan, proses hukum yang ditempuhnya tersebut, selain uang yang sudah diserahkannya terhadap oknum wartawan dapat dikembalikan kepadanya. Hal itu agar tidak ada lagi penyudutan terhadap para pendidik diwilayahnya. "Mudah-mudahan uangnya bisa kembali, karena dari Rp 30 juta yang dimintanya itu memang hanya Rp 28 juta dikasihkan, dan semoga oknum bisa secepatnya tertangkap dan di proses hukum," paparnya.
Ketua PGRI Kotabaru, Iwa Hirana menegaskan, untuk kasus pemerasan tersebut pelaporannya langsung ke Polres Karawang.  Meski demikian, pihaknya mengaku akan terus melakukan pendampingan atas kasus tersebut. "Kami akan terus mendampingi korban. Karena ini sudah jelas pemerasan yang sangat tidak manusiawi, semoga secepatnya tertangkap," tegasnya.
Hal senada disampaikan, Ketua PGRI Kabupaten Karawang Nandang Mulyana, kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oknum wartawan terhadap salah seorang guru yang ada di Kotabaru akan terus didorong sampai tuntas. Meski nantinya uang dari pemerasan tersebut sudah dikembalikan kepihak korban. Dirinya memastikan, tidak akan pernah mencabut laporan tersebut. "Kami sangat mendorong penegakan hukum agar kasus pemerasan oknum wartawan ini untuk terus dilanjutkan. Karena ini sudah jelas menyudutkan seorang guru," tegasnya.
Dalam proses hukum tersebut, dia berharap, dalam kurun waktu 1 hingga 2 hari kedepan, pelaku dugaan pemerasaan bisa segera diamankan oleh pihak kepolisian. "Pokoknya kami meminta pihak Polres segera menangkap, dan di proses hukum," katanya.
Dia menegaskan, tudingan pungli terhadap iuran pembuatan jet pump air sekolah tidak masuk dalam kategori pungli. Karena sebelumnya pembuatan jet pump tersebut hasil dari kesepakatan para orang tua siswa murid. "Sebenarnya terkait yang dipermasalahkan oknum wartawan itu, sebenarnya sekolah boleh melakukan pungutan kalau sudah ada persetujuan, dan ini pun sudah ada dasarnya permen nomor 44 dan memang memperbolehkan, kalau ada musyawarah oranng tua beserta pihak sekolah dan komite," pungkasnya.(ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template