Suket Sudah Dicetak Jadi KTP - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Suket Sudah Dicetak Jadi KTP

Suket Sudah Dicetak Jadi KTP

Written By Admin Raka on Selasa, 16 Januari 2018 | 11.00.00

Warga Diminta Cek ke Kantor Kecamatan

KARAWANG, RAKA - Upaya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk memangkas birokrasi pengurusan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik dan pembuatan surat keterangan pengganti KTP (suket) semakin dipergencar. Kemarin, dinas itu kembali melakukan sosialisasi bagi warga yang belum melakukan perekaman cukup membawa foto copy Kartu Keluarga (KK) yang sudah update ke kantor dinas tersebut.
"Bagi warga yang mau membuat Surat Keterangan Pengganti KTP atau melakukan perekaman bisa langsung ke Disdukcapil dengan membawa foto copy kartu keluarga yang sudah diupdate, disertai permohonan mengisi formulir dan ditandatangani yang bersangkutan," Kabid Pendaftaran Penduduk Lilis Jayasutisna kepada  Radar Karawang, Senin (15/1).
Lilis menyebutkan Kartu Keluarga yang sudah diupdate dengan mencirikan nomor Kartu Keluarga dengan empat angka di depan yakni 3215 bukan yang angkanya 1017. Melalui upaya itu, sebut Lilis, diharapkan bisa memangkas panjangnya birokrasi permohonan Suket dan perekaman KTP. "Pemohon tidak perlu lagi minta keterangan dari RT, desa dan kecamatan tetapi bisa langsung ke kantor dinas," ucapnya.
Kata Lilis, permasalahan saat ini yang terjadi dalam membuat KTP-el banyak yang dobel NIK dan pernah direkam, karena itu harus dilakukan pembenaran terlebih dahulu agar terdata. Kendala lainnya KK nya sudah terlalu lama dan belum pernah digunakan untuk membuat Suket. Untuk kendala-kendala seperti itu, ucap Lilis, harus di cek geometri terlebih dahulu.
Hal lainnya yang saat ini menjadi sorotan Disdukcapil, dikatakan Lilis, mengenai permintaan masyarakat agar program Sambang Desa tidak dihentikan akhir Januari mendatang. Program itu dinilai efektif memangkas panjangnya birokrasi permohonan pembuatan dokumen kependudukan. Masyarakat lebih gampang menjangkau mobil keliling Sambang Desa ketimbang harus mendatangi kantor kecamatan atau dinas.
Terhadap permintaan itu, Lilis hanya mengatakan saat ini dinasnya tetap fokus terhadap jadwal yang sudah teragendakan. Untuk jadwal-jadwal lain ke depannya akan segera diagendakan. "Untuk sekarang Sambang Desa itu cukup menjangkau 10 kecamatan dulu, karena kecamatan-kecamatan itu paling terbanyak warganya yang belum melakukan perekaman," paparya.
Kendati demikian Lilis berharap program Sambang Desa bisa terus dilakukan ke desa-desa dan kecamatan. "Pengennya kita juga sama seperti warga, jadi selain di kecamatan bisa juga di desa dan kelurahan. Apalagi sampai saat ini masih banyak warga yang belum melakukan perekaman. Bahkan menurut data kami jumlah hampir merata disetiap desa mencapai 300 - 400 orang," ucapnya.
Disinggung perihal blanko yang diinformasi sudah ada di Disdukcapil, Lilis mengatakan warga pemegang Suket dan sudah melakukan perekaman bisa mengeceknya ke kantor kecamatan. "Suket sudah kita cetak sistemnya seperti KTP dan warga tinggal nunggu di kecamatan masing-masing," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template