Siswa Dilarang Pindah Sekolah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Siswa Dilarang Pindah Sekolah

Siswa Dilarang Pindah Sekolah

Written By Admin Raka on Kamis, 04 Januari 2018 | 14.15.00

Jadwal UN Tinggal 4 Bulan Lagi 

TEMPURAN, RAKA - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) menyisakan waktu tak kurang dari 4 bulan lagi. Sementara Daftar Nominatif Sementara (DNS) peserta UN sudah keluar pada akhir Desember lalu. Namun, sebelum dan sesudah ditetapkan menjadi Daftar Nominatif Tetap (DNT), para peserta UN dianjurkan untuk tidak pindah Sekolah.
Wakasek Kurikulum SMAN 1 Tempuran, Syahrudin S.pd mengatakan, DNS siswa sudah keluar melalui operator sekolah pada Desember lalu, namun sampai Kamis ini, pihak sekolah sisir ulang kesesuaian antara DNS dengan data yang dimasukan siswa sebelum ditetapkan menjadi DNT. Sebab, sebelum DNS keluar, data yang menjadi syaratnya dihimpun pihak sekolah, mulai KK, akte kelahiran, Ijasah SMP dan nama orangtua.
Karena, tidak menutup kemungkinan sebut Syahrudin, ada ketidaksesuaian tanggal lahir dan nama siswa atau lainnya, sehingga revisinya harus dilakukan dan diserahkan laporannya ke Balai pada Kamis ini, karena jika sudah clear betul semua, akan dikeluarkan DNT. "DNS peserta UN sudah keluar, namun kita sortir ulang untuk penyesuaian data sebelum ditetapkan jadi DNT," katanya.
Syahrudin menambahkan, mengurusi DNS dan DNT ini lebih pada ketertiban administrasi saja bagi peserta UN yang kebetulan di SMAN 1 Tempuran ini berjumlah 353, DNS dan DNT ini sudah menasional sejak ada UN, dengan kata lain diharapkan agar siswa kelas XII sejak semester 1 sebenarnya sudah jangan berpikir berpindah sekolah, dan atau menerima siswa baru di kelas XII, karena data kepesertaan UN ini sudah menasional dan tidak bisa ditukar-tukar.
Karenanya, siswa kelas XII yang sudah DNS apalagi DNT, supaya fokus UN yang langsung digelar ditempat datanya yang sudah masuk. Akan sangat repot sambungnya, jika pihak sekolah menerima pindahan kelas XII dari sekolah lain, atau juga siswa sendiri berpindah ke sekolah lainnya. "Kalau sudah DNS dan DNT, jangan coba niat pindah sekolah sebelum UN rampung dilaksanakan," ucapnya.
Syahrudin berharap, selama proses DNS dan cheking ulang penyesuaian data seperti nama, akte dan ijasah yang rata-rata akibat Humman Error sebelumnya, bisa rampung dan sesuai sebelum DNT keluar. Jikapun sudah keluar DNT kemudian masih ada kesalahan, itu masih bisa revisi sebelum cetak Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN).
"Cheking ulang ini kita harus teliti, kalau DNT keluar kemudian masih salah, ada satu kesempatan lagi sebelum dicetak SKHUN Sudah harus tepat tanpa kekeliruan," ungkapnya.
Kepala SMAN 1 Tempuran Dudi Mulyadi SY mengatakan, UNBK kalau tidak ada perubahan sebagaimana kalender akademik akan digelar 10 - 13 April mendatang. Untuk itu sejumlah persiapan harus dilakukan, termasuk data-data siswa yang sudah masuk DNS dan siap diajukan jadi DNT. Ketelitian ini perlu, agar UNBK nantinya bisa fokus tanpa ada humman error yang berkelanjutan urusan administrasi data siswa yang menasional ini. "Sebelum UN, ya semuanya harus sudah tertib dan rapi, jangan sampai ada data-data siswa yang salah," katanya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template