Sidang Perdana Gugatan Rustandi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sidang Perdana Gugatan Rustandi

Sidang Perdana Gugatan Rustandi

Written By Admin Raka on Jumat, 19 Januari 2018 | 11.00.00

Panwaslu Diberi Waktu 12 Hari 

PURWAKARTA,RAKA - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Purwakarta gelar musyawarah penyelesaian sengketa pemilihan Bupati dan wakil Bupati Purwakarta 2018, Kamis (18/1).
Dalam agenda hari pertama musyawarah ini, dengan didamping kuasa hukumnya, pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Purwakarta H Rustandi dan Dikdik Sukardi membacakan permohonan terkait penolakan pendaftaran ke KPU beberapa waktu lalu. "Ya alhamdulilah mengawali musyawarah ini, kita sudah membacakan permohanan dan mungkin jawabannya di lanjutkan besok jam 10 pagi," kata Rustandi, usai mengikuti musyawarah penyelesaian sengketa pemilu.
Dirinya mengaku optimis bakal memenangkan gugatan sengketa tersebut. "Kita berharap permohonan kami ini bisa di kabulkan oleh pihak termohon," katanya.
Sementara kuasa hukum pemohon Asep Rudiana, menyayangkan pihak KPU yang telah menolak pendaftaran pasangan Rustandi-Dikdik. "Kami juga mempunyai hak sebagai warga negara dan sesuai undang-udang persyaratan, kami sudah cukup kenapa ditolak?" kata Asep.
Disinggung soal waktu tahapan pilkada yang saat ini terus berjalan, pihaknya menjelaskan sesuai dengan ketentuan ada tahapan penyelesaian sengketa. "Jadi kalau pun tahapan pilkada berjalan, terus di tengah jalan kita dikabulakan menang, maka kita tentu bisa mengikuti tahapan tersebut," katanya.
Sementara Ketua Panwaskab, Oyang S.T S Fil menjelaskan, agenda hari pertama adalah mendengarkan permohonan dari pasangan balonbup Rustandi-Dikdik. "Sesuai ketentuan bahwa panwas punya waktu 12 hari untuk menuntaskan proses musyawarah sengketa ini dan agenda besok kita mendengarkan keterangan termohon yaitu KPU," ujarnya.
Oyang menjelaskan, sesuai amanat undang-undang Panwaskab memiliki kewenangan untuk memutuskan. "Yang pasti melalui proses ini nanti ada putusan, kalaupun pada akhirnya pihak pemohon merasa tidak menerima terhadap putusan ini, maka ada jalur lain yang bisa di tempuh dalam hal ini PTUN,'' ujarnya.
Sebelumnya, di hari terakhir penutupan pendaftaran pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Purwakarta periode 2018-2023 yang di gelar KPU setempat berakhir ricuh.
Pasalnya, berkas paslon Rustandi dan Dikdik Sukardi yang di usung oleh Partai Gerindra dan Hanura di anggap bermasalah setelah KPU setempat melakukan penelitian berkas. Kamis (11/1) lalu.
Penyebabnya, ada dua Surat Keputusan dari Partai Hanura yang datang ke KPU Purwakarta. Pertama, Paslon Anne Ratna Mustika dan H Aming datang pada Rabu (10/1) pagi dengan membawa SK usungan dari partai Hanura. Kemudian malam hari nya, rombongan paslon Rustandi dan Dikdik Sukardi juga membawa SK pengusungan dari Partai Hanura.  Alhasil, Pihak KPU menolak menerima pendaftaran paslon terakhir karena SK pertama sudah terlanjur dijadikan acuan untuk pasangan Anne-Aming. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template