Sekolah Target Imunisasi Didata - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sekolah Target Imunisasi Didata

Sekolah Target Imunisasi Didata

Written By Angga Praditya on Jumat, 12 Januari 2018 | 15.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Pemerintah Kecamatan Telukjambe Barat melalui puskesmas mendata sekitar 1300 anak telah melakukan imunisasi difteri sejak Senin (7/1) lalu. Data ini akan semakin bertambah mengingat pemerintah daerah tengah melaksanakan imunisasi serentak sesuai petunjuk Kementerian Kesehatan, bersama dengan kota dan kabupaten lain se Jawa Barat.
"Target kami melakukan vaksinasi sebanyak 900.000 anak-anak berumur 1 hingga 19 tahun. Dan keseluruhannya berasal dari sekolah-sekolah yang ada di wilayah Telukjambe Barat dari tingkat sekolah dasar, menengah hingga lanjutan atas, " ujar Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Telukjambe Barat, Guruh Sapta, Kamis (11/1). Dirinya pun mengatakan untuk itu akan menurunkan 28 bidan dan 10 perawat dalam untuk melaksanakan  tugas pemberian vaksin tersebut.
Sementara untuk target sekolah sebanyak 45 sekolah akan terus di laksanakan sesuai dengan rencana kerja. "Untuk target sekolah pelaksanaan akqn dibagi dalam beberapa wilayah dan desa," jelas Guruh.
Sekretaris Kecamatan Telukjambe Barat, H. Artha. SH menyampaikan pihaknya memberdayakan semua fasilitas kesehatan seperti puskesmas, posyandu dan klinik untuk menjangkau anak-anak yang belum mendapat vaksin difteri, menyusul penetapan status kejadian luar biasa (KLB) di Jawa Barat. "Orientasi pemberian imunisasi pada tahun 2017 telah berjalan hingga kini dan targetnya bagi siswa SD, SMP, Tsanawiyah serta  pondok pesantren," ucapnya.
Dia menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait pemberian imunisasi Difteri ini. "Kami selalu memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya imunisasi difteri. Dan sejauh ini sosialisasinya berlangsung lancar," katanya.
Dikatakan Artha Kecamatan Telukjambe Barat ada sebanyak 23 lembaga  Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 11 sekolah Taman Kanak-Kanak dan 28 Sekolah Dasar (SD). Selain empat Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan tiga Sekolah Menengah Atas (SMA). Sekolah-sekolah itulah yang menjadi target pemberian imunisasi difteri.
Dijelaskan juga imunisasi yang telah diperoleh pada waktu bayi, belum cukup untuk melindungi dari penyakit jaman sekarang yang hanya dapat dicegah  dengan imunisasi  sampai usia anak sekolah. Hal ini disebabkan, sejak anak mulai memasuki usia SD, terjadi penurunan terhadap tingkat kekebalan.
Karena itu pemerintah menyelenggarakan imunisasi ulangan pada anak usia SD atau sederajat yang pelaksanaannya serentak termasuk di wilayah Telukjambe Barat dengan bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi anak anak usia SD terhadap penyakit campak, difteri dan tetanus. "Kami berharap para orang tua tidak perlu khawatir, jika anaknya diimunisasi di sekolah oleh petugas puskesmas. Karena imunisasi itu untuk meningkatkan kekebalan anak terhadap penyakit," terang Artha. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template