Sejumlah Kades Ingin Rastra Dibagi Rata - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sejumlah Kades Ingin Rastra Dibagi Rata

Sejumlah Kades Ingin Rastra Dibagi Rata

Written By Admin Raka on Rabu, 24 Januari 2018 | 15.00.00

KUTAWALUYA, RAKA- Setelah sebelumnya Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) menolak pagu raskin tahun 2018, kini giliran seluruh kepala desa yang berada di Kecamatan Kutawaluya yang menolak pendistribusian raskin. Penolakan tersebut berdasarkan pagu raskin yang dikurangi juga disebabkan karena validasi data yang dilakukan oleh BPS pusat di duga masih mengacu pada tahun 2011. Atas hal tersebut, seluruh kepala desa yang betada di Kecamatan Kutawaluya akan memboikot pendistribusian raskin di bulan Januari hingga adanya surat keputusan dari Bupati Karawang.
Kepala Desa Mulyajaya Endang Amd Komp mengatakan, dirinya dan kepala desa se Kecamatan Kutawaluya tidak mempermasalahkan jumlah kilogram yang didistribusikan, namun dirinya mempertanyakan tentang jumlah penerima manfaat yang mengalami pengurangan yang signifikan dari tahun sebelumnya, terlebih masalah validasi yang dilakukan BPS masih mengacu pada tahun 2011. "Kami memboikot aturannya, karena bagi kami jika hal ini terus dilakukan akan menjadi simalakama bagi kepala desa, kalau ikut aturan Kemensos kami salah, kalau mengubah aturan juga kami yang bermasalah. Karena kan format aturannya pum kami belum tahu. Dan kami kades di Kecamatan Kutawaluya sepakat untuk sementara tidak menerima bantuan rastra di bulan Januari," ujarnya.
Dirinya menuntut Bupati Karawang untuk mengeluarkan surat perintah bagi penerima manfaat, untuk menghibahkan bantuan raskin tersebut agar dapat dibagi rata dengan masyarakat yang kurang mampu lainnya, dan ketika para kades menjelaskan kepada masyarakat pun tidak akan mudah bisa di langsung di cerna oleh masyarakat.
Hal senada dikatakan, Ketua Ikatakan Kepala Desa (IKD) Kecamatan Rawamerta Jamaludin, untuk sementara dirinya menolak pendistribusian rastra hingga adanya surat keputusan dari Bupati Karawang tentang format dan aturan pemerataan diatribusi rastra. Secara tidak langsung akan membuat kepala desa bermasalah dengan masyarakat, karena pagu rastra yang mengalami pengurangan. "Tentunya harus di sosialisasikan dulu kepada masyarakat sebelum di distribusikan, itu pun kalau masyarakatnya mengerti. Makanya bupati harus mengeluarkan dulu aturan hibah agar masyarat miskin lain bisa menerimanya juga," ucapnya.
Ia berharap pagu rastra bisa dikembalikan seperti tahun-tahun sebelumnya. Jangan sampai ada kesenjangan antara Kepala Desa dengan masyarakatnya gara-gara rastra. (rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template