Sebelas Warga Keracunan Gas - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sebelas Warga Keracunan Gas

Sebelas Warga Keracunan Gas

Written By Admin Raka on Rabu, 17 Januari 2018 | 11.00.00

Akibat Kebocoran PT IBR

PURWAKARTA,RAKA - Diduga  menghirup udara gas bocor dari PT Indo Bharat Rayon (IBR), belasan warga Kampung Sawah, RT 04, RW2, Desa Cilangkap, Kecamatan Babakan Cikao, Purwakarta dilarikan ke rumah sakit akibat keracunan, Selasa (16/1). Polisi pun saat ini tengah menyelidiki penyebab bocornya gas tersebut yang diketahui bukan kali pertama terjadi.
Ratna (39), salah satu warga Kampung Sawah, RT04, RW02 Desa Cilangkap mengungkapkan, peristiwa itu terjadi sejak Sabtu (13/1) lalu, namun kata ia, paling parah terjadi pada Senin (15/1) sekitar jam 15.00 gas Co2 PT Indo Bharat Rayon diduga bocor yang menyebar ke permukiman warga sekitar perusahaan. "Asap tebal dan bau yang menyengat terlihat. Warga yang dilarikan ke rumah sakit diduga karena menghirup gas tersebut, warga pusing, mual-mual, dan badan lemas," ujarnya.
Sebanyak 11 warga tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Amira dan Siloam Purwakarta. Mereka adalah Enduh (63), Aprianti (22), Ibu Aceng (59), Ibu Resah (51), Yeni (54), Nani (30), Sueb (62) Halim (9), Sasneti (34), Rokib (52), Enoh (87).
Ratna, yang juga merasakan kebocoran gas tersebut, mengungkapkan, Bocornya gas ini kerap terjadi. Oleh karenanya, ia meminta pihak perusahaan lebih teliti agar kejadian keracunan tidak kembali berulang. "Ini bukan sekali dua kali terjadi. Mungkin karena dari bahan kimia, jadi ketika kehirup menyebabkan pusing dan tenggorokan kering. Bahkan, ada yang mual-mual," katanya.
Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Aghta Buana mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki penyebab kebocoran gas tersebut.  "Kerugian materil belum diketahui, saat ini hanya gangguan kesehatan. Untuk perkembangan akan dilaporkan kembali setelah dilakukan pemeriksaan dari pihak PT Indo Barat Rayon," katanya.
Sementara itu, Humas PT IBR Irwan Setiawan mengatakan, pihaknya masih menunggu keterangan dari pihak rumah sakit, terkait apa yang menimpa warga Kampung Sawah tersebut. "Komunikasi dengan perwakilan warga dan aparatur desa sedang kita lakukan," katanya.
Menanggapi adanya kercunan warga, anggota Komisi III DPRD Purwakarta, Dadang Sudirman mengatakan, hal ini tidak bisa dianggap sepele, harus dilihat dampak jangka panjangnya bagi warga, pihaknya juga mempertanyakan kompensasi apa saja yang diberikan perusahaan bagi  warga setempat. "Kita menekankan kepada pihak perusahaan agar melakukan upaya-upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali," ujarnya.
Pihaknya pun segera merekomendasikan kepada instansi terkait untuk meninjau ulang pengelolaan limbah B3, baik cair, padat dan gas perusahaan yang ditenggarai tidak memenuhi standar pengelolaan. "UU No 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup apabila sudah ada korban akibat kelalaian pengelolaan limbah dan lainnya, perusahaan sudah bisa kena sanksi pidana maupun perdata dan sudah terbukti ada dampak merugikan dari kegiatan perusahaan tersebut," ujarnya. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template