Sadam Husen Vape, Lebih Hemat, Seabrek Varian Rasa. - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sadam Husen Vape, Lebih Hemat, Seabrek Varian Rasa.

Sadam Husen Vape, Lebih Hemat, Seabrek Varian Rasa.

Written By Admin Raka on Kamis, 11 Januari 2018 | 20.00.00

RAWAMERTA, RAKA - Berawal dari kegemarannya ngevape, Sadam Husen (26) warga Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta, membuka kios kecil-kecilan dengan menyediakan berbagai macam varian rasa liquid berbagai merek. Mulai dari Jam Monster Strawberry, Sugar Skulls, Juice Cartel, Indonesian Juice, dan banyak lagi yang lainnya. Sehingga memudahkan penikmat vape untuk bisa memilih liquid kesukaannya.
Menurutnya, awalnya dia seorang perokok berat yang bisa menghabiskan hingga 2 bungkus rokok per hari. Namun setelah mengetahui manfaat dan nilai ekonomis vape, dirinya beralih menjadi pengguna vape hingga membuka peluang usaha yang dia rintis saat ini. "Saya hanya memudahkan teman saya yang butuh liquid saja sekaligus stok saya pribadi, gak ada niatan untuk menjual lebih banyak. Tapi keadaan berubah lain, yang memaksa saya harus lebih banyak belanja, karena permintaan semakin banyak dan beragam," katanya kepada Radar Karawang.
Dikatakannya, sebagai penikmat vape, dirinya mengakui belum lama menggunakan vape sebagai pengganti rokok, sekitar 6 bulan yang lalu. Diikuti teman-teman sekampungnya, secara otomatis membuat kebutuhan liquid lebih banyak. Sedangkan liquid seperti ini tidak banyak dijual di warung-warung biasa. Ia yang mempunyai kesempatan mendapatkan liquid lebih banyak dengan modal yang cukup, mencoba untuk memfasilitasi teman sepenikmat vape, dengan menghadirkan liquid berbagai varian rasa, yang hingga saat ini menjadi rujukan teman-temannya dalam memperoleh liquid.
Di tempat yang sama, Aziz (26) tetangganya, sebelum Sadam menyediakan liquid, tak jarang dirinya harus menempuh jarak jauh agar mendapatkan kebutuhannya tersebut. Liquid Jam Monster Strawberry yang menjadi kesukaannya kini sudah hadir di depan batang hidungnya.
Sekitar 5 bulan terakhir, dirinya berhenti dari merokok dan beralih ke vape. Menurutnya menggunakan vape lebih ekonomis dibandingkan harus membeli rokok. Mengingat sebelum menggunakan vape, dirinya bisa menghabiskan 2 bungkus rokok dalam satu hari dengan harga Rp 36 ribu per dua bungkus.  Namun setelah menggunakan liquid, dirasa lebih ekonomis. "Kalau dulu saya merokok dalam satu bulan bisa menghabiskan Rp 1.080.000 per bulan. Tapi setelah ngevape lebih irit, selain itu asapnya gak bau, dan gak mengganggu orang lain. Asapnya banyak juga gak berbahaya," katanya.
Ngevape memang mahal, namun hanya awalnya saja. Untuk satu buah mod yang dia pakai dibeli Rp 500 ribu, koil, batrei, casan, dan seperangkat lainnya. Namun hanya sekali, selebihnya ia hanya perlu merogoh kocek Rp 250/100 ml liquid untuk 2 minggu. "2 minggu, habis liquid, lebih ekonomis dibanding rokok konvensional. Untuk beli mod mah anggap saja beli korek 20 tauneun," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template