Rumah Program Rutilahu Tidak Boleh Dijual - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Rumah Program Rutilahu Tidak Boleh Dijual

Rumah Program Rutilahu Tidak Boleh Dijual

Written By Admin Raka on Selasa, 23 Januari 2018 | 16.00.00

KARAWANG, RAKA - Dinas Perumahaan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) mengingatkan masyarakat penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) untuk tidak menjual rumahnya meski rumah itu sudah berstatus rumah pribadi.
Sekretaris Dinas PRKP Tatang Sutisna mengatakan itu kepada Radar Karawang, Senin (22/1), menyusul rumor di lingkungan masyarakat terkait keberadaan rumah program rutilahu yang menjadi hak milik warga pemilik rumah, apakah rumah itu bisa diperjualbelikan atau tidak. "Rumah rutilahu itu tidak boleh dijual meskipun rumah itu hak milik," tandas Tatang.
Dijelaskan, program rutilahu merupakan upaya pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat dengan status dibawah garis kemiskinan melalui pembangunan hunian layak huni. Pemerintah membesut program bantuan stimulan perumahaan swadaya melalui program bedah rumah. Sementara besaran yang dialokasi untuk program tersebut pun bervariasi hingga maksimal Rp 30 juta.
Untuk peningkatan kualitas rumah anggaran yang disediakan mencapai Rp 15 juta sedangkan untuk pembangunan baru mencapai Rp 30 hingga Rp 45 juta. Sedang program itu sendiri langsung dibawah kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat. Karenanya, tidak etis saja jika rumah yang dibangun dari dana pemerintah itu diperjualbelikan. "Masakan sudah dibantu pembangunannya menjadi rumah yang lebih baik untuk ditinggali, tapi justru dijual," ucap Tatang.
Apalagi, dijelaskan, untuk mendapatkan program rutilahu bukanlah hal mudah, tetapi melalui banyak pertimbangan dan evaluasi. Ketidakberdayaan warga pemohonnya untuk memenuhi rumah layak huni menjadi pertimbangan utama, selain pendapatannya dibawah rata-rata dan pengetahuannya tentangnya fungsi rumah bukan sebatas tempat berteduh tetapi membentuk sebuah keluarga sejahterah dan sehat masih rendah.
Untuk itu melalui program tersebut sekaligus melakukan pemberdayaan fakir miskin sekaligus mencakup upaya rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni. Demikian juga persoalan sarana prasana lingkungan yang kurang memadai dapat menghambat tercapainya kesejahteraan. Lingkungan yang kumuh dan sarana prasarana lingkungan yang minim dapat menyebabkan masalah sosial dan kesehaatan. Berdasarkan berbagai pertimbangan itu, menjadi alasan perlunya program rutilahui bagi masyarakat kategori fakir miskin. Sehingga permasalahan kemiskinan bisa diminimalkan melalui program rutilahu. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template