RSUD Siapkan Gedung Rawat Inap Kelas 3 - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » RSUD Siapkan Gedung Rawat Inap Kelas 3

RSUD Siapkan Gedung Rawat Inap Kelas 3

Written By Admin Raka on Jumat, 26 Januari 2018 | 19.30.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Sebagian besar pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang merupakan peserta BPJS Kesehatan. Bahkan prosentasinya hingga mencapai hampir 100 persen.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pelayanan Medis Dr. Dwi Susilo MH, beberapa waktu lalu. Sehingga dengan prosentase tersebut amat pantas jika RSUD memberikan pelayanan terbaiknya bagi pasien pemegang kartu jaminan kesehatan BPJS Kesehatan. "Pasien BPJS mencapai sekitar 98 persen pasien yang berobat ke RSuD menggunakan program pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan," ucapnya.
Diterangkan dr. Dwi pencapaian angka 98 persen itu, tidak diperoleh secara langsung tetapi melalui tahapan. Sebelumnya banyak juga pasien umum yang berobat ke RSUD namun kini mengalami penurunan. "Pada awalnya antara pasien BPJS Kesehatan dengan pasien umum yang berobat ke RSUD Karawang perbandingannya mencapai 70:30. Tetapi kini sekitar 98 persen pasien RSUD Karawang merupakan peserta BPJS Kesehatan," katanya.
Dr. Dwi mengatakan penurunan jumlah pasien umum bukan hanya dialami RSUD tetapi hampir merata di rumah sakit-rumah sakit swasta. Dwi tidak berani mengatakan penyebab penurunan itu karena pasien-pasien umum kini pun mulai menggunakan fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada saat ini. Sementara itu, menyinggung terhadap keluhan pasien pemegang kartu kesehatan itu sampai sekarang tidak bisa ditampik. Seperti dikeluhkan beberapa waktu lalu terhadap ketidaknyamanan ruang rawat inap kelas 3 RSUD. Selain belum adanya fasilitas pendingin yang memadai jumlah pasien enam orang untuk satu ruangan dianggap terlalu banyak. 
Berdasarkan pantauan Radar Karawang, beberapa waktu lalu, ruang rawat inap kelas 3 RSUD memang jauh dari kata nyaman. Keberadaan kipas angin yang hanya dua membuat ruangan jadi gerah. Bahkan hampir semua pasien memiliki kipas tangan yang terbuat dari bambu sebagai alat kipas karena kepanasan didalam ruangan. Seperti diungkapkan Ajum (34) keluarga pasien asal Cilamaya Wetan yang sempat dimintai komentarnya ketika menjaga keluarganya yang dirawa di ruang rawat inap itu. "Mau bagaimana lagi kondisinya seperti ini terpaksa harus beli kipas tangan dari bambu," kata Ajum.
Ajum berharap kedepan harusnya ruang inap termasuk kelas 3 bisa diisi sekitar 4 orang maksimal jika ruangan seperti saat itu. "Untuk jumlah pasiennya idealnya empat orang jadi tidak terlalu sesak, terus kipas angin kalau bisa diganti AC. Ini kan rumah sakit pemerintah jangan terlalu mengejar keuntungan banyak, tapi pelayanan yang nyaman bagi masyarakat Karawang itupun patut diperhatikan," ungkap Ajum.
Terkait itu, RSUD sendiri saat ini sedang mempersiapkan gedung baru yang ada bagian belakang RSUD. Dimana gedung baru tersebut rencana untuk ruang pelayanan inap kelas tiga. (ari)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template