Rp 3,6 M untuk Bangun SMPN 10 Purwakarta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Rp 3,6 M untuk Bangun SMPN 10 Purwakarta

Rp 3,6 M untuk Bangun SMPN 10 Purwakarta

Written By Angga Praditya on Rabu, 17 Januari 2018 | 13.30.00

PURWAKARTA,RAKA - Jumlah sekolah negeri di Kabupaten Purwakarta saat ini belum sebanding dengan jumlah siswa yang lulus tiap tahunnya. Padahal, minat masyarakat Purwakarta untuk menyekolahkan anaknya di sekolah negeri sangat tinggi.
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, mengatakan, pada tahun ini ada satu sekolah negeri yang pembangunannya sedang diprioritaskan. Yakni, SMPN 10 Purwakarta. Sekolah ini, berada di wilayah perkotaan. "Tahun ini, kita sudah alokasikan anggaran untuk pembelian lahannya," ujar Dedi, belum lama ini.
Untuk pengadaan lahan ini, lanjut Dedi, dialokasikan Rp3,6 miliar. Sedangkan, untuk biaya pembangunan ruang kelas dan yang lainnya, akan diusulkan ke kementerian. Jadi, pembangunan sekolah negeri ini memang harus sharing antara daerah dan pusat. Adapun kewajiban daerah, yakni menyediakan lahannya. Untuk SMPN 10 Purwakarta ini, lahannya sudah ada. Yakni, di kawasan Sadang, Kecamatan Bungursari dengan luas lahan sekitar 6.000 meter. Sedangkan pemerintah pusat, kewajibannya menyediakan ruang kelas serta sarana dan prasarananya.
Menurut Dedi, pembangunan SMPN 10 Purwakarta ini sudah sangat mendesak. Sebab, saat ini siswanya sudah banyak. Yakni, mencapai 300 pelajar. Untuk sementara belum punya bangunan, para pelajar ini belajarnya dititipkan di sejumlah bangunan milik pemerintah. Salah satunya, di BLK Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. "Karena itu, kami berupaya untuk merealisasikan pengadaan lahannya. Lalu, mengusulkan bantuan ke pusat untuk biaya pembangunannya," jelas Dedi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto, mengatakan, SMPN 10 Purwakarta ini merupakan sekolah negeri yang ke 10 di Kecamatan Purwakarta. Sembilan sekolah lainnya, sudah memiliki gedung sendiri. Tinggal sekolah ini saja. "SMPN 10 Purwakarta ini, merupakan sekolah baru," ujarnya.
Pembentukannya juga, baru dilaksanakan awal ajaran 2017/2018. Sekolah ini terbentuk, dengan adanya kebijakan bupati yang memperbolehkan seluruh lulusan SD melanjutkan ke sekolah negeri. Makanya, kata ia, saat pembukaan pendaftaran ternyata ada kelebihan siswa yang mencapai 300 pelajar. Kemudian, siswa tersebut dikumpulkan untuk dimasukan ke sekolah baru, dengan diberi nama SMPN 10 Purwakarta.
Sedangkan di wilayah pedesaan, lanjut Purwanto, pelajar lulusan SD juga tercover seluruhnya di SMP negeri. Selain SMP negeri reguler, para pelajar itu bisa melanjutkan di SMP satu atap. Saat ini, Purwakarta sudah memiliki 115 SMP negeri dan SMP satu atap. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template