Rp 200 Juta Hanya Ngecat Pagar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Rp 200 Juta Hanya Ngecat Pagar

Rp 200 Juta Hanya Ngecat Pagar

Written By Admin Raka on Jumat, 12 Januari 2018 | 12.00.00

Proyek Siluman di SMPN 1 Ciampel

CIAMPEL, RAKA - Dana aspirasi sebesar Rp 200 juta dari salah satu anggota dewan di daerah pemilihan 6 untuk pembangunan rehab gerbang sekolah di SMPN 1 Ciampel dianggap tidak jelas. Hal tersebut disampaikan Kepala SMPN 1 Ciampel Dedi Mulyadi S.Pd kepada Radar Karawang, Kamis (11/1) kemarin. "Dana aspirasinya dari Toto Suripto," ujarnya.
Namun, dirinya tidak mengetahui siapa pemborong pelaksanaan rehab gerbang sekolah yang dipimpinnya itu. Padahal, kata dia, untuk jumlah anggaran atau dana yang diturunkan tersebut terbilang cukup tinggi. Namun pada pelaksanaanya hanya sebatas pengecatan saja. "Masa 200 juta cukup untuk pengecatan saja," katanya.
Tidak hanya itu, sampai saat ini Dedi belum mengetahui siapa pelaksana rehab tersebut. Padahal kata dia, sudah jelas dalam penggunaan anggaran dana aspirasi maupun dana bantuan dari pusat, mesti disertakan pelaksanaan pembangunan dan anggarannya. "Kalau tertutup seperti ini saya takut dianggap korupsi nanti, pelaksana sama pemborongnya saja saya tidak tahu," akunya.
Berbeda dengan pembangunan taman sekolah, dirinya mengaku bahwa dana yang digunakan untuk pembangunan taman itu berasal dari iuran orang tua siswa, yang sudah dimusyawarahkan beberapa hari kemarin. Sedangkan untuk pembangunan rehab gerbang sekolah, berbeda dana yang digunakan. "Kalau taman sekolah itu bukan dari dewan ya, tapi dari iuran orang tua siswa," ucapnya.
Dirinya meminta agar pelaksana pembangunan gerbang sekolah maupun pemborong, bisa memenuhi segala prosedur yang diterapkan. Jangankan untuk pembuatan papan pelaksanaan pembangunan, untuk menghadap kepala sekolah saja sampai saat ini belum pernah datang. "Saya cuma mempertanyakan uang sebesar 200 juta itu apakah habis untuk pengecatan saja 30 meter. Saya mau tahu nanti gimana surat pertanggungjawabannya mereka," ujarnya.
Berbeda dengan salah satu siswa, Ridwan, dirinya bahagia ketika sekolah tempat dia menimba ilmu memperbaiki bangunannya. "Saya mah yang penting sekolah diperbaiki aja terus, biar lebih bagus sama lebih baik. Soal anggaran dana sekolah saya tidak tahu," tuturnya. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template