Puskesmas Nagasari Pengap - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Puskesmas Nagasari Pengap

Puskesmas Nagasari Pengap

Written By Angga Praditya on Kamis, 18 Januari 2018 | 15.00.00

KARAWANG, RAKA - Pasien Puskesmas Nagasari, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, mengeluhkan pengap setiap kali antre berobat. Hal itu terjadi, selain sempitnya ruang berobat jarak enternit dan lantai juga kurang tinggi.
"Untuk pelayanan sudah bagus dan petugasnyapun baik, cuma kalau sudah penuh yang berobat suka pegap karena sempit," ucap Ratini (34) warga Kelurahana Nagasari, Rabu (17/1). Bukan cuma dia tetapi rata-rata pengunjung merasa lebih nyaman menunggu antrean di luar ketimbang di dalam puskesmas.
Ratini sempat mendengar kabar kalau pemerintah daerah akan merenovasi bangunan puskesmas tetapi entah kenapa sampai saat ini rencana itu belum juga direalisasikan. Hanya saja, Ratini pun sempat meragukan, kalaupun bangunannya di renovasi apa suasana pengapnya akan hilang. Soalnya, yang membuat pengap itukan ukuran bangunannya yang kecil, sehingga kalaupun dibenerin akan percuma kalau ruangannya tetap sempit. "Dibenerin pun kalau ruangannya tidak dilebarkan ya tetap pengap," ucapnya.
Kepala Pukesmas Nagasari dr Nikken mengatakan Puskesmas Nagasari sebelumnya puskesmas pembantu (pustu) Puskesmas Karangpawitan. Tetapi kesininya tuntutan kesehatan semakin mendesak hingga untuk memangkas overload pasien di Puskesmas Karangpawitan akhirnya Pustu Nagasari beralih fungsi menjadi Puskesmas. Saat Puskesmas Nagasari melayani sekitar 36.401 warga.
Karenanya, terang dr. Nikken, bila mencermati fungsinya saat ini dan jumlah warga yang dilayani Puskesmas Nagasari sudah pantas diimbangi dengan pembangunan yang lebih baik lagi akan sarana dan prasarana yang ada. "Kita sudah mengajukan permohonan perbaikan namun sampai saat ini belum ada jawaban kapan akan dilakukannya pembangunan," ujarnya kepada Radar karawang, Rabu (17/1).
Dikatakan Nikken, jika puskesmas yang saat ini berukuran 120 meter persegi itu, sudah dinilai tidak layak pakai terutama dengan adanya petugas yang sudah terbilang kelebihan sehingga kondisi puskemas seketika petugas ada di kantor sering terasa sumpek. "Bangunan 120 meter persegi 2 tingkat bawah 60 meter atas 60 meter dengan petugas ada 32 orang kalau sudah disini semua sumpek berjejal," paparnya.
Dilanjutkan Nikken, pihaknya tidak mengetahui apa yang menjadikan Dinas Kesehatan sampai saat ini masih terdiam dengan kondisi puskesmas yang memiliki beban tanggungan pelayanan kepada masyarakat di 2 kelurahan antara Nagasari dan Adiarsa Barat. "Masyarakat yang kita harus layani itu semuanya ada 36.401 di Nagasari 20.331 dan Adiarsa barat 16.070," ujar Nikken.
Lanjut Nikken, bangunan puskesmas itu sepatutnya bisa terus dilakukan pembenahan, sehingga seketika ada penilaianpun pihaknya tidak harus mengkhawatirkan apa  yang menjadi keluhan. "Sesuai standar saat ini belum untuk puskes sesuai permenkes no 75 tahun 2014, karena minimal luas Puskesmas itu ada di 500 M2 atau 300 M2 dan paling minim itu ada diangka minimal 135 M2. Harusnya kita pakai yang 300 M2 sampai 400 M2 itu jika diliat dari jumlah karyawan dan warga yang dilayani," ungkapnya.
Kata Nikken pihaknya selama ini sudah lakukan laporan ke Dinkes bahkan kabar terakhir yang diterima pihaknya sedang diusahakan untuk perbaikan Puskesamas Nagasari. "Kalau dari Kita hanya sebatas usulan itu saja kalau untuk realisasinya itu ada di dinas kesehatan," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template