Proyek Pasar Tirtajaya Diselidiki Polda Jabar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Proyek Pasar Tirtajaya Diselidiki Polda Jabar

Proyek Pasar Tirtajaya Diselidiki Polda Jabar

Written By Angga Praditya on Rabu, 17 Januari 2018 | 12.30.00

KARAWANG, RAKA - Kabar Kepolisian Daerah Jawa Barat tengah membidik sejumlah proyek yang diduga bermasalah di Kabupaten Karawang, tampaknya bukan isapan jempol. Termasuk kabar teranyar yang menyebutkan Tim Ditkrimsus Tipikor Polda Jawa Barat menyelidiki proyek pasar tradisional di Kecamatan Tirtajaya, juga tidak dibantah oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karawang.
Kabar tersebut bahkan dibenarkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karawang Widjojo GS. Menurutnya, dua orang anggota Polda Jabar menemuinya di kantor Disperindag, dan menyatakan jika kepolisian mendapat aduan dari masyarakat soal bangunan pasar di Tirtajaya yang sudah lapuk. Padahal, pasar tersebut baru dibangun tahun 2016.
"Kabar yang beredar tujuh polisi mendatangi kantor Disperindag, padahal hanya dua orang petugas yang menemui saya," ungkapnya kepada Radar Karawang, Selasa (16/1).
Dia melanjutkan, setelah menunjukkan surat tugas dan meminta berkas proyek pasar tradisional di Kecamatan Tirtajaya, petugas kepolisian tersebut meminta diantarkan ke lokasi. "Saya tidak diperiksa, hanya dimintai berkas dan menunjukkan lokasi pasar," tuturnya.
Selain itu, kata Widjojo, pasar seluas kurang lebih 5.000 meter persegi dan menelan anggaran dana alokasi khusus (DAK) Rp 6,5 miliar, itu sejak selesai dibangun belum pernah ditempati. "Kalau bangunan tidak ditempati pasti cepat rusak. Jangankan bangunan seperti pasar, rumah saja kalau tidak diisi kan mudah rusak," ujarnya.
Ditanya soal siapa pemegang proyek tersebut, Widjojo mengaku tidak mengetahui persis nama perusahaannya. Karena saat itu dirinya masih menjabat sebagai kepala Satpol PP Karawang. "Saya tidak tahu nama perusahaannya," tuturnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh di laman LPSE Provinsi Jawa Barat, tertera rekanan yang memenangkan proyek tersebut adalah PT Zahra Tiara Megantara (ZTM), dengan harga penawaran Rp 6,1 miliar.
Ditanya soal bangunan pasar yang dikerjakannya didatangi Polda Jabar, Direktur Utama PT ZTM S Mulyono mengatakan informasi tersebut adalah berita bohong. "Hoaks itu. Saya minta tidak perlu ditanggapi," ujarnya.
Sumber Radar Karawang lainnya menyebutkan, hari ini mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karawang Hanafi Chaniago kabarnya mendapat panggilan dari Polda Jabar. Sayangnya, hingga berita ini ditulis, Hanafi tidak bisa dikonfirmasi. Baik telepon maupun pesan singkat yang dikirim tidak ditanggapi. Begitu pula dengan Polda Jabar, belum memberikan keterangan resmi soal penelusuran proyek itu. (psn/rk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template