Polisi Soroti Pelajar dan Apotek - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Polisi Soroti Pelajar dan Apotek

Polisi Soroti Pelajar dan Apotek

Written By Admin Raka on Sabtu, 20 Januari 2018 | 15.30.00

Cegah Penyalahgunaan Obat Hexymer

PURWASARI, RAKA - Untuk mengantisipasi peredaran bebas obat-obatan jenis hexymer, sejumlah aparat kepolisian Purwasari akan menggelar operasi ke setiap sekolah atau pelajar dan apotek yang ada di wilayah Purwasari. Pasalnya belum lama ini salah satu warga Purwasari tertangkap oleh polisi sebagai pengedar obat jenis hexymer.
Kapolsek Purwasari, Ipda Muh Sulton,SH menyampaikan, mengingat adanya kejadian kemarin, maka perlu adanya pengembangan pencegahan terhadap para pengonsumsi obat-obatan tersebut. Karena diketahui sendiri kata dia, bahwa pelaku menjual obat-obatan tersebut kepada setiap pelajar. "Targetan pelaku pelajar, jadi kita harus serius dalam melakukan penanangan dan penecgahan agar tidak beredar bebas ke setiap pelajar di Purwasari," ucapnya.
Dia juga menjelaskan selain pelajar yang menjadi target untuk dilakukan pemeriksaan secara rutin, sejumlah apotek yang berada di Purwasari juga akan dilakukan pemeriksaan. Karena banyak kabar bahwa apotek memberikan izin bebas penjualan obat-obatan tersebut kepada para pelaku. "Ini yang kita terus kembangkan, jika melihat ada transaksi kita langsung tangkap," ucapnya.
Kali ini kata dia, sejumlah pelajar meski lebih pandai lagi dalam bergaul di lingkungan maupun di sekolah. Sebab, rentan bagi mereka baik tingkat SMP maupun SMA yang mudah masuk dalam lingkaran tersebut. "Banyak kasus OD dan obat-obatan terlarang hampir rata-rata yang menjadi korban pelajar, usia mereka yang cenderung mulai memiliki rasa ingin tahu yang lebih justru dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan dengan yang tidak baik," terangnya.
Oleh karenanya dia selalu berpesan kepada setiap masyarakat maupun orangtua siswa untuk tidak pernah bosan memberikan tugas maupun kegiatan yang banyak kepada setiap anaknya. Agar aktivitas mereka fokus terhadap kegiatan sehari-hari yang lebih positif. "Berikan anak kesibukan yang lebih positif agar tidak terjerumus," pesannya.
Salah satu guru di SMPN 1 Purwasari, Sarma yang juga Wakasek Kesiswaan, mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa korban sehingga terjerumus dalam pergaulan yang salah. Menurutnya peran orangtua dibandingkan sekolah sendiri memang lebih baik. Karena kebanyakan waktu yang siswa lakukan itu berada di lingkungan rumahnya dibandingkan di sekolah. "Selama di sekolah memang tugas dan tanggung jawab kami sebagai guru, tapi kalau di luar sekolah itu berbeda lagi, disitulah peran orangtua," jelasnya.(yna)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template