Petugas PPL Dituduh Menipu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Petugas PPL Dituduh Menipu

Petugas PPL Dituduh Menipu

Written By Admin Raka on Jumat, 05 Januari 2018 | 15.30.00

Mantan Sekcam Ancam Laporkan ke Polisi

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Petugas Pertanian Lapangan (PPL) Balai Pertanian Kecamatan Telukjambe Barat, Adan Sumarno (32) akan dilaporkan kepolisi karena dituduh melakukan penipuan hingga puluhan juta rupiah. Korbannya Didin (61)) mantan Sekretaris Kecamatan Pangkalan.
Sampai saat ini kasus tersebut memang belum dilaporkan ke polisi, namun Didin sudah melaporkannya ke kantor UPTD Pertanian Telukjambe Barat. Hanya saja kewenangan penindakan berada di Dinas Pertanian Kabupaten Karawang. Dinas itu sendiri berjanji akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Pemprop Jabar, terkait penindakan terhadap tertuduh.
Dituturkan Didin yang mengaku korban penipuan Adan, kasus hutang piutang itu berawal dari kesepakatan menggadaikan mobil milik Didin kepada Adan senilai Rp 15 juta. Namun mobil gadaian itu digadaikan lagi oleh Adan dengan harga gadai Rp 30 juta. Itu diketahui Didin ketika melihat mobilnya ada di wilayah Kecamatan Tamansari. "Awalnya saya gadaikan mobil ke Adan senilai Rp 15 juta. Saya fikir semua berjalan baik-baik saja. Selang dua bulan, saya mulai curiga, kok mobil saya ada di wilayah Tamansari. Lalu saya temui rekan saya yang juga sebagai pegawai desa, dan ternyata benar, mobil brio warna merah milik saya digadaikan kembali ke warga disana dengan harga Rp 30 juta," tutur Didin, Kamis (4/1).
Karena kesal Didin menemui Adan di rumahnya, dan saat itu Adan berjanji akan menyelesaikan secepatnya persoalan tersebut. Tetapi janji Adan tidak pernah dibuktikan. Didin semakin kesal hingga diapun berencana melaporkan kasus tersebut ke kantor polisi. Adang dituding  sudah menyalahi akad gadai kendaraan yang harganya dilebihkan dari harga gadai awal.
Saat dikonfirmasi terkait perilaku PPL di lingkungan dinasnya, Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Telukjambe Barat Abidin menyampaikan kesal. Abidin juga sudah mendengar perilaku buruk anak buahnya itu. Hanya secara struktural dinasnya tidak bisa melakukan penindakan. Hal itu karena penempatan PPL ini langsung diwenangi Pemerintah Propinsi. Kendati begitu, Abidin mengaku pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, supaya ada penindakan terhadap pegawai yang mbalelo. 
"PPL itu kan hasil seleksi dari Provinsi Jawa Barat, maka mekanisme pemberhentian tidak bisa dari Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, akan tetapi Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Dinas Pertanian Kabupaten Karawang. Saat ini sudah diinformasikan terkait hal itu, dan akan coba berkoordinasi dengan pihak Pertanian Provinsi Jawa Barat, agar ada tindakan yang jelas supaya tidak lagi ada korban serupa," tandasnya.
Sementara itu Adan Sumarno yang dikonfirmasi Radar Karawang via ponsel di nomor 085882048xxx dan 085887625xxx ternyata hapenya mailbox. Padahal di dua nomor itu sebelumnya tidak ada masalah dan selalu tersambung. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template