Pesta Obat Batuk di Dekat Kantor Camat Tirtamulya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pesta Obat Batuk di Dekat Kantor Camat Tirtamulya

Pesta Obat Batuk di Dekat Kantor Camat Tirtamulya

Written By Admin Raka on Senin, 22 Januari 2018 | 12.45.00

TIRTAMULYA, RAKA - Fenomena ABG zaman sekarang yang mencari sensasi aneh-aneh dengan meminum sirup obat batuk secara berlebihan untuk mendapatkan efek euforia, semakin marak di Kabupaten Karawang.
Di Pasirmalang, Desa Parakanmulya, Kecamatan Tirtamulya, misalnya. Ditemukan puluhan bungkus sirup obat batuk yang sudah dipakai. Keadaan ini dibenarkan oleh anggota Satpol PP Kecamatan Tirtamulya Abas Goro.
Dia mengatakan, sering ditemukan bungkus obat batuk di sejumlah tongkrongan anak muda saat melakukan penyisiran di tempat-tempat tongkrongan. "Iya, ya taksiran kami sih diduga mereka masih berstatus pelajar, makanya nanti ini kita akan kordinasi dengan pihak pemerintah kecamatan, untuk menindak para oknum pemuda yang sering ditemukan mengkonsumsi obat batuk, dengan jumlah melebihi dosis seperti ini," katanya kepada Radar Karawang, Minggu (21/1) kemarin.
Namun, kata dia, hingga saat ini para oknum yang sudah mencemarkan wilayahnya masih belum terkuak. Karena saat penggerebekan selalu berhasil meloloskan diri. "Belum tertangkap, tapi kami ada beberapa barang bukti. Dan ini bisa menjadi dasar kuat kami akan terus melakukan pengembangan, biar tidak ada lagi tindakan yang mencemarkan lingkungan sini," tandasnya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh tokoh pemuda Pasirmalang, Rohimin. Menurutnya bungkus obat batuk sirup banyak ditemukan di lahan-lahan kosong. Namun, para pelaku yang mencemari lingkungannya belum berhasil ditangkap. "Ini bisa mencemari kampung kami, karena dengan mengkonsumsi obat batuk dengan takaran banyak bisa memabukan juga," ujarnya saat ditemui di lokasi penemuan puluhan bungkus obat batuk yang tidak jauh dari kantor Kecamatan Tirtamulya.
Imin sapaan akrabnya melanjutkan, setiap malam pihaknya terus melakukan penelusuran, untuk mencari tahu siapa saja yang kerap mengkonsumsi obat tersebut. "Sudah dari lama pemuda disini menyelidiki, tapi bener licin mereka. Kami sering pantau keliling wilayah kami pada malam hari, tapi aman. Eh pas pagi harinya ini ada berserakan gini," ujarnya.
Bahkan, kata dia, jika para pelaku tertangkap, para pemuda di wilayahnya tidak akan segan untuk menangkap mereka. "Kami sudah jengkel. Kalau mereka tertangkap langsung dibawa ke kantor polisi, biar kapok," katanya.
Berdasarkan pemberitaan Radar Karawang dalam satu bulan terakhir, dua orang ABG tewas gara-gara mengoplos obat batuk dengan lotion anti nyamuk. Peristiwa itu terjadi di Desa Pulokalapa, Kecamatan Lemahabang. (ian)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template