Perahu Karet LKPJ untuk Jaga Lingkungan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Perahu Karet LKPJ untuk Jaga Lingkungan

Perahu Karet LKPJ untuk Jaga Lingkungan

Written By Admin Raka on Selasa, 30 Januari 2018 | 14.15.00

JATISARI, RAKA - Dilintasi oleh sungai Cilamaya dan sungai Ciherang yang sering menjadi tempat pembuangan limbah perusahaan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang menggandeng Lembaga Komunikasi Pemuda Jatisari(LKPJ) untuk melakukan pengontrolan secara rutin.
Bahkan untuk memudahkan kinerja mereka, LKPJ diberi bantuan berupa satu unit perahu karet dari dinas yang menangani persoalan lingkungan tersebut.
"Hari Sabtu kemarin, kami (LKPJ) diberi perahu karet untuk membantu menjalankan tugas dibidang lengkungan," kata bendahara LKPJ Dadang Supriatna di Sekretariat LKPJ Desa Cirejag, Senin (29/1).
Dia menyampaikan bantuan tersebut sangat membantu program kerja LKPJ. Karena saat ini yang fokus digarap adalah bidang lingkungan, termasuk persoalan pencemaran limbah di sungai Cilamaya dan Ciherang yang melintasi wilayah Kecamatan Jatisari. "Ini jadi percontohan, sementara ini satu unit cukup. Nanti melihat bagaimana perkembangannya," bebernya.
Dia juga menyampaikan, Jatisari juga menjadi salah satu titik banjir rutin yang terjadi setiap memasuki musim penghujan. Terutama di Desa Sukamekar, dengan adanya perahu karet yang diberi oleh DLHK, maka penanganan banjir di Jatisari bisa diatasi dengan cepat. "Kalaupun tidak bisa menyelesaikan masalah banjir. Minimal kami bisa membantu korban banjir saat terkena banjir," ujarnya.
Lain dari itu, meskipun tidak menjadi keinginan pihak LKPJ, tetapi di saluran irigasi yang melintasi wilayah Kecamatan Jatisari, terkadang ada warga yang hanyut terbawa arus. Maka dengan adanya perahu karet, pihaknya bisa bergerak cepat membantu melakukan evakuasi kepada korban yang hanyut terbawa arus tersebut. "Kalau yang hanyutkan tidak sering yah. Tapi kalau ada yang hanyut kami bisa langsung turun tangan juga," ujarnya.
Sementara Ketua LKPJ Anto Suheryanto menambahkan, untuk saat ini yang menjadi fokus perhatian LKPJ adalah kegiatan-kegiatan sosial yang identik dengan lingkungan. Seperti menjaga kebersihan sungai dan irigasi, termasuk menjaga Bendungan Barugbug yang selalu menjadi tempat pembuangan limbah perusahaan. "Kalau sekarang musim hujan, jadi tidak kelihatan. Tapi kalau pas musim kemarau, itu airnya akan berubah hitam akibat pencemaran," bebernya.
Dengan adanya perahu karet, maka LKPJ akan bisa mencari sumber perusahaan yang melakukan pencemaran lingkungan. Sehingga saat ditemukan, pihaknya bisa terus mengawal agar pelaku pencemaran tersebut sampai pada penindakan sanksi pidana dan denda sebagaimana undang-undang yang berlaku. "Semangatnya adalah kami harus bersama-sama menjaga lingkungan dari para pelaku kejahatan lingkungan," pungkasnya.(zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template