Pedagang Tape Ketan Jadi Tersangka - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pedagang Tape Ketan Jadi Tersangka

Pedagang Tape Ketan Jadi Tersangka

Written By Admin Raka on Rabu, 03 Januari 2018 | 11.00.00

Terancam Hukuman Lima Tahun Penjara 

PURWAKARTA,RAKA - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Purwakarta berhasil mengamankan pelaku pedagang tape ketan hitam yang diduga telah mengakibatkan puluhan warga di dua kecamatan di Purwakarta alami keracunan masal.
Pelaku adalah Omat (47), warga Kampung Cikopeng, RT 2, RW 01, Desa Kidang Panjang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung. Dirnya ditangkap petugas saat sedang berjualan di sekitar pertigaan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat. "Ya kita amankan pelaku berikut barang bukti tape ketan hitam yang dia jual dan sisa muntah korban," kata Kapolres Purwakarta AKBP Dedy Tabrani, di Mapolres Purwakarta, Selasa (2/1).
Dedy mengatakan, awal mula terjadinya peristiwa menghebohkan masyarakat Purwakarta, yaitu terjadi pada hari Minggu (31/12) ketika puluhan di wiliyah Kecamatan Bojong dan Darangdan, membeli makanan yang di jual pelaku dengan harga Rp35 ribu perkilogram. Tak berselang lama setelah warga mengkonsumsi makanan itu, mereka mulai merasakan mual-mual, pusing dan muntah sehingga dilarikan ke rumah sakit. "Awalnya kita terima laporan ada 26 warga kemudian bertambah menjadi 39, besoknya lagi bertambah menjadi 44 orang,'' terangnya.
Saat ini total ada sekitar 44 warga dari dua kecamatan tersebut yang mengalami keracunan dan dirujuk ke rumah sakit. Bahkan dua diantara korban telah meninggal dunia atas nama Roni Sutisna (60) warga Desa Bojong Barat, dan Eti (60) warga Desa Sukamanah, Kecamatan Bojong. "Atas kelalain yang telah menyebabkan orang meninggal dunia pelaku dijerat dengan Pasal UU Pangan Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan atau Pasal 359 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,'' beber kapolres.
Sementara pelaku, Omat mengaku sudah puluhan tahun berjualan tape ketan hitam. Ketan tersebut pelaku dapat dari hasil olahan sendiri, dirinya mengaku tidak menyangka jika barang daganganya bakal menghilangkan nyawa orang. "Sejak tahun 1990 saya berjualan tape ketan dan di olah sendiri," ungkapnya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template