Operator UPTD Pendidikan Menunggu Nasib - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Operator UPTD Pendidikan Menunggu Nasib

Operator UPTD Pendidikan Menunggu Nasib

Written By Admin Raka on Sabtu, 27 Januari 2018 | 17.00.00

KARAWANG TIMUR, RAKA - Koordinator Wilayah (Koorwil) memang masih belum jelas kapan dibentuk sebagai pengganti UPTD Pendidikan. Namun imbas dari numenklatur baru itu juga mengancam keberlangsungan Operator dilingkungan UPTD pendidikan setelah diberlakukan nanti, apakah ada ancaman pengurangan atau masih dibutuhkan.
Kekhawatiran itu diungkapkan Operator UPTD Pendidikan Kecamatan Karawang Timur, Yusuf Sunandang, Jumat (26/1). Kepada Radar Karawang dia mengatakan imbas diberlakukannya koorwil otomamatis banyak tata kelola yang dari nol lagi dalam administrasi. Seperti surat menyurat, stempel, berkas dan dokumentasi lainnya dari yang biasa disebut UPTD menjadi Koorwil. Terlebih pemberlakuan koorwil itu apakah menjadi per satu wilayah atau juga benar terwujud dalam bentuk lainnya seperti Koorcamdik yang santer disebut sebagai pengganti nama di lingkungan tingkat Kecamatan.
Karena, selama ini berkas BOS, sertifikasi guru, laporan dan kependidikan lainnya di cover pekerjaannya oleh Operator, artinya jika sesekali diberlakukan, otomatis akan berimbas pada administrasi yang beragam. "Tiddak tahu kapan diberlakukannya, yang jelas imbas ke operator yang biasa urus administrasi pasti akan dirasakan," katanya.
Yusuf menambahkan, tidak itu saja, operator sepertinya yang belum masuk honorer Kategori 2 (K2) juga siap-siap menunggu status nasib jika koorwil diberlakukan nanti, karena dirinya yang baru bekerja dua tahun terakhir, bisa saja ada kebijakam pengurangan karyawam khususnya operator. Apalagi, sebut Yusuf, honor yang diperolehnya juga tidak teranggarkan di Pemkab, melainkan besaran atas kebijakan di masing-masing UPTD.
Karenanya, ia berharap, seiring diberlakukannya Koorwil nanti, tenaga-tenaga operator bisa semakin diakui dan tetap dirangkul untuk menopang keberlangsungan pendidikan, betapapun namanya di rubah dari sebelumnya UPTD. "Kita tidak tahu apakah masih digunakan tenaganya atau tidak nanti kalau Koorwil diberlakukan," pungkasnya.
Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Karawang Timur H. Yayat Supriyatna S.pd mengatakan, soal nasib operator pasca nanti dirubah status menjadi Koorwil, pihaknya juga belum tahu harus seperti apa, karena belum detail petunjuk teknisnya diketahui. Apalagi, sejauh ini keberadaan Koorwil masih belum jelas kapan diberlakukan, karena sebelumnya dikabarkan akan dimulai awal tahun 2018. "Belum tahu harus bagaimana operator nanti, karena petunjuknya juga belum ada," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template