OPD Wajib Keluarkan Dana Darurat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » OPD Wajib Keluarkan Dana Darurat

OPD Wajib Keluarkan Dana Darurat

Written By Admin Raka on Sabtu, 06 Januari 2018 | 17.00.00

Banuara Sindir Ajam dan Ramon  

KARAWANG, RAKA - Jika terjadi bencana alam selama 14 hari berturut-turut, maka Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait wajib mengeluarkan dana darurat yang  diperuntukkan guna memperbaiki infrastruktur yanag rusak akibat bencana tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banuara Nadeak mengatakan itu kepada Radar Karawang, Jumat (5/1). Hanya saja dia tidak menyebutkan besaran dana darurat tersebut, karena masing-masing OPD berbeda kebutuhannya. "Semua OPD terkait tanpa terkecuali wajib mengeluarkan dana darurat jika bencana berlangsung selama 14 hari terus menerus, dan itu sesuai pernyataan bupati," ucap Banuara.
Banuara menyebutkan rentang waktu rawan bencana dari 16 november 2017 hingga 31 Maret 2018, sesuai pernyataan bupati. Dikatakan Banuara kondisi Karawang saat ini masih rawan banjir. "Sekarang masih tahap siaga, tetapi tetap waspada karena bencana bisa datang kapan saja," ujarnya.
Untuk itu Banuara sekaligus menginstruksikan anak buahnya agar meningkatkan kesiagapan awal tahun ini, terlebih saat ini disejumlah wilayah sudah terendam banjir. "Tadi saya katakan kepada pemadam, pantang pulang sebelum api padam walaupun nyawa taruhannya. Jadi kita tidak boleh tanggung kalau berbicara kemanusiaan, sekalipun becana alam," tuturnya.
Dikatakan Banuara, saat ini sudah ada delapan kecamatan rawan bencana banjir. Dari delapan kecamatan itu empat diantaranya Kecamatan Cikampek, Jatisari, Purwasari dan Kotabaru. Daerah-daerah ini belum mendapat penanganan serius. Untuk itu Banuara berjanji akan terus mendoronga supaya bisa memepersiapkan para relawan terutama untuk alat-alat pendukung.
Banuara juga mengingatkan kalau bencana itu terjadi karena daerah resapan air yang ada sudah tidak mampu lagi menyerap air selain buruknya drainase. "Selain akibat rendahnya daya serap air, buruknya kondisi drainase juga jadi penyebab terjadinya banjir," ucapnya seraya mengingatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Perumahaan Rakyat Kawasan Permukiman (PRKP) agar lebih peka terhadap kondisi lingkungan. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template