One Way Sistem Disosialisasikan Lagi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » One Way Sistem Disosialisasikan Lagi

One Way Sistem Disosialisasikan Lagi

Written By Admin Raka on Rabu, 03 Januari 2018 | 20.00.00

KARAWANG, RAKA - Sistem jalur satu arah atau One Way Sistem di Jalan Kertabumi agaknya perlu disosialisasikan lagi. Pasalnya sejak diberlakukannya sistem itu beberapa tahun lalu sampai sekarang masih banyak yang melakukan pelanggaran. Sementara upaya penilangan yang dilakukan petugas pun nampaknya tidak bisa dijadikan solusi.
Petugas Satuan Lalulintas Polsek Kota Aipda Agung, Selasa (2/1) disinggung soal itu tidak menyangkal masih banyak warga mengendarai kendaraannya melawan arus. Bahkan sering kali akibat pelanggaran itu petugas melakukan penilangan, namun hal itu tetap  tidak membuat jerah pengendara. "Penilangan sudah sering kita lakukan, namun akibat kekurangan anggota yang bertugas cuma dua orang anggota yang piket maka harus ada bantuan dari polres Karawang untuk penindakan," ujarnya di pos lalulintas Gempol bawah jembatan interchange Karawang Barat.
Kata Agung, Pemberlakukan sistem satu jalur sudah berlaku lama, namun akibat masih rendahnya kesadaran pengguna jalan sistem lalulintas itu seperti diabarkan. Pihaknya menghawatirkan akan terjadinya kecelakaan akibat pengguna jalan yang semaunya mengendarai di jalur tersebut. "Kesadaran masyarakat dalam berlalulintas masih kurang, dan untuk petugas kita kekurangan harus dapatkan petugas tambahan dari polres," tandasnya.
Untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalulintas diwilayah tersebut, kata Agung perlu dilakukannya sosialisasi kembali oleh kepolisian dan instansi lainnya, agar kondisi jalan Kertabumi dibersihkan dari pedagang kaki lima (PKL) dan parkir sembarangan. "Harus kembali disosialisasi supaya masyarakat sadar kalau Jalan Kertabumi ini satu arah," tandasnya.
Sementara itu, pengguna Jalan asal Kecamatan Tempuran Ono Taryono (29) menyampaikan usulan untuk dapat dilakukannya sosialisasi kembali pemberlakukan sistem jalur satu arah tersebut. "Memang kebanyakan masyarakat yang melawan arus itu yang nekad, kebanyakannya akibat pengen cepat sampai jadi mengabaikan keselamatannya dengan tidak mengikuti aturan," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template