Oknum Pasar Tawari Kapling - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Oknum Pasar Tawari Kapling

Oknum Pasar Tawari Kapling

Written By Admin Raka on Jumat, 12 Januari 2018 | 18.00.00

IPPC Disindir Bisniskan Pedagang 

CILAMAYA WETAN, RAKA -  Awal tahun 2018 pedagang Pasar Cilamaya diterpa isu meresahkan. Pasar di perbatasan Subang - Karawang itu akan dibongkar Januari ini. Belum usai isu itu isu baru pasar akan direlokasi sudah muncul. Bahkan saat ini santer kabar mulai ada oknum menawari kaplingan kepada pedagang.
Data lapangan yang dihimpun Radar Karawang, Kamis (11/1), saat ini relokasi tempat dan sertifikasi Pasar Cilamaya masih belum jelas. Demikianpun harga hingga ukuran kaplingnya juga tidak jelas. Karenanya, tidak heran dengan aksi tawar kapling itu, jadi mengesankan ada yang bermain dengan cara membisniskan kaplingan dengan calon investor.
Berbeda halnya jika tawaran kapling pasar itu dilakukan untuk kepentingan semua pedagang maka tidak bisa disebut membisniskan. Karenanya, jangan sampai ada miss komunikasi, kesalahan persepsi dan penguasaan kelompoknya saja. Lagi pula, para pengurus Ikatan Pedagang Pasar Cilamaya (IPPC) selama ini kebanyakan bukanlah berlatar belakang pedagang. Untuk itu, diharapkan pemerintah dan investor jangan terkena hasutan  yang justru bisa merugikan pedagang.
Ditemui terpisah, Ketua IPPC Karno mengatakan, pihaknya tidak pernah memberikan informasi dan penyampaian bahwa pasar Cilamaya akan dibongkar Januari ini, karena Pemrakarsa juga baru selesai 13 Januari ini, jika diterima masuk tahap lelang, belum lagi memikirkan relokasinya. Karena itu sangat mustahil jika Pasar Cilamaya di bongkar untuk program revitalisasi ini pada Januari ini, karena sertifikat saja belum keluar, apalagi tempat relokasi sementaranya juga belum dirapatkan.
Namun, jika pemrakarsa selesai, lelang sudah ditunjuk dan relokasinya sudah ditentukan, baru masuk tahap pembongkaran, dan itu doperkirakan memang masih tahun ini, hanya saja soal tanggal dan bulannya bukan IPPC yang menentukan, tapi Pemkab dan investor yang ditunjuknya. "Mustahil dibongkar januari ini, orang sertifikat, lelang dan relokasi saja belum tuntas, baru juga selesai Pemrakarsa," katanya menegaskan.
Karno menambahkan, kabar bahwa ada oknum IPPC yang diduga main dengan investor bahwa sudah menawari kapling-kapling bangunan kelak, ditepisnya. Karena, penawaran kapling adalah hak investor, bukan IPPC. Masa iya, IPPC yang sama-sama pedagang pasar menawari ke pedagang pasar lagi. Disisi lain juga sebut Karno, sejauh ini belum jelas tersampaikan berapa ukuran, harga maupun sistem pembayarannya. Jadi, sama sekali ia tidak tahu menahu soal adanya oknum yang menawari kaplingan tersebut.
Persiapan segala sesuatunya masih panjang, IPPC hanya menjembatani saja , termasuk menjelang tahun baru kemarin ia sampaikan segala tahapannya secara optimal, bagi yang hadir harap disampaikan kepada yang tidak hadir. Karenanya, kesalahan komunikasi dan persepsi ini berbeda-beda, dan menimbulkan kesan pro kontra. "Soal ada oknum yang menawari kaplingan, kita tidak tahu menahu, kan ukuran, harga dan pembayarannya juga belum ada. Itu jadi wewenang investornya nanti, bukan IPPC," katanya.
IPPC sambung Karno, akan terus memantau perkembangan kabar dari Dinas, BPN dan Asda terkait revitalisasi pasar Cilamaya ini. Karenanya, pedagang jangan termakan isu-isu yang tidak jelas sumbernya, harus saling koordinasi biar akurat informasinya, termasuk soal relokasi nantinya, sebab, jangan sampai seperti Pasar Karawang, disaat Pemkab sudah menyediakan tempat relokasi justru ditolak para pedagang.
Namun, di cilamaya ini soal relokasinya nanti, tidak akan sepihak, karena harus berdasarkan kesepakatan bersama lewat musyawarah. Sehingga jika sudah bersepakat, tidak ada selentingan tidak menerima. "saling koordinasi saja, jangan termakan isu hoax soal pembongkaran, karena segala sesuatunya akan selalu kita musyawarahkan," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template