Nagasari Tanggapi Serius Ancama DBD - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Nagasari Tanggapi Serius Ancama DBD

Nagasari Tanggapi Serius Ancama DBD

Written By Admin Raka on Rabu, 17 Januari 2018 | 15.15.00

KARAWANG, RAKA - Ancaman penyakit demam berdarah ditanggapi serius Pemerintah Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat. Untuk itu, selain melakukan koordinasi dengan Puskesmas Nagasari rencananya pihak kelurahan akan membuat surat edaran melalui Rukun Warga di wilayah tersebut untuk kerja bakti wajib membersihkan lingkungan masing-masing.
"Kita lakukan himbauan kepada warga agar melakukan kerja bakti di lingkungannya masing-masing. Kerja bakti ini sifatnya rutin, selain antisipasi penyakit juga banjir di lingkungan diakibatkan saluran air tersumbat akibat timbunan sampah dan endapan tanah," terang Lurah Nagasari H. Endeng, Selasa (16/1).
Karenanya, lanjut Endeng, selain membersihkan saluran air dan material-material yang rawan mengakibatkan berjangkitnya demam berdarah kerja bakti itu juga diharapkan bisa memutus mata rantai berkembangnya jentik nyamuk Aedes aegypti. "Kerja bakti itu diarahkan disamping upaya memberantas sarang nyamuk penyebab demam berdarah juga untuk mengangkat timbunan sampah yang menyumbat aliran air di saluran air," ucapnya.
Dituturkan Endeng, sebetulnya program kerja bakti itu sudah berlangsung di sejumlah tempat di wilayahnya. Seperti akhir pekan kemarin, puluhan warganya di Perum Grand Garden, di pinggir Jalan Baru kerja bakti membersihkan saluran air di lingkungan mereka. Selain mengangkat lumpur yang mengendap warga juga membersihkan endapan sampah yang membendung aliran air.
"Ada 40 warga yang terlibat dalam kerjabakti itu. Selain anggota FKPM dan unsur keamanan kelurahan yang juga kita libatkan membersihkan saluran air di lingkungan perumahaan Grand Garden," ucap Endeng, dan menambahkan selama ini timbunan sampah dan endapan lumpur menjadi penyebab potensial terjadinya banjir lingkungan di wilayah tersebut.
Tidak hanya itu, dalam kerja bakti utu, Endeng juga melibatkan bidan desa dalam kegiatan tersebut, sekaligus mensosialisasikan pemberantasan sarang nyamuk penyebab demam berdarah kepada warga. "Keterlibatan petugas kesehatan akan kita sertakan nanti dalam kegiatan kerja bakti. Jadi sudah sekaligus kita bersihkan lingkungan sekaligus membersihkan peluang terjadinya penyakit," ucapnya.
Sebelumnya Kepala Puskesmas Nagasari Dr. Niken, juga sempat menyinggung sejumlah penyakit yang merebak disaat musim hujan. Selain bahaya demam berdarah penyakit diare juga patut diwaspadai. Penyakit itu penyebabnya dari lalat yang hidup pada tempat-tempat kotor. Sedangkan penyakit DBD itu disebabkan nyamuk aedes aegypti dimana berada di tempat-tempat bersih.
Seperti penampungan air, penampungan toren dan air penampungan tetesan dispenser tempat tersebut merupakan tempat perlindungan nyamuk. Sedangkan penularan penyakit DBD bisa mencapai 5 hari sampai 7 hari. "Masyarakat harus meningkatkan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan melakukan program 3M yakni menguras, menutup dan mengubur media yang memungkinkan jadi tempat bersarangnya nyamuk DBD," ucap Niken. (ari)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template