Menunggu Langkah BBWS - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Menunggu Langkah BBWS

Menunggu Langkah BBWS

Written By Admin Raka on Selasa, 16 Januari 2018 | 16.00.00

Tanggul Jebol Sementara Ditutup Karung Berisi Tanah

CIKAMPEK, RAKA - Pasca jebolnya tanggul irigasi Cikaranggelam tepatnya di BTT 11 A Kecamatan Cikampek sejumlah penanganan sudah dilakukan oleh berbagai pihak dengan menutup tanggul yang jebol itu dengan karung yang berisi tanah. Meski demikian penanganan tersebut hanya sementara, karena jika debit air kembali tinggi dikhawatirkan kondisi yang lebih parah bisa terjadi.
"Ini hanya untuk sementara, sebenarnya kami menunggu BBWS untuk langsung turun tangan menyelesaikan permasalahn ini, karena memang domainnya mereka," ujar Kepala Desa Dawuan Barat Yudiana kepada Radar Karawang, Senin (15/1).
Dia menyampaikan, kondisi sipon Cikaranggelam yang jumlahnya ada empat buah itu saat ini sudah tertutup oleh tanah, sampah dan bermacam material, sementara yang berfungsi hanya satu saja. "Menurut info BBWS sudah menganggarkan perbaikan di tahun ini. Makanya kita tunggu realisasinya," ujarnya.
Sementara Ketua Komisi C DPRD Karawang Elievia Khrissiana menyampaikan, penanganan sementara sudah dilakukan oleh pihak PJT II sebagaimana fungsinya yaitu hanya untuk menormalkan aliran air untuk areal pesawahan. Sementara berkaitan dengan sungainya itu menjadi domain BBWS. "Menurut pengakuan pihak PJT II, itu sudah dianggarkan oleh BBWS, makanya kami akan kejar. Pemda juga nggak boleh diam yah," tegasnya.
Dia mengaku merasa khawatir dengan kondisi tersebut, karena jika tetap dibiarkan akan berdampak buruk bagi warga sekitar. Termasuk areal pesawahan yang ada di wilayah tersebut. Terlebih saat ini sudah emmasuki musim penghujan, dimana debit air yang ada terkadang tidak terkontrol dan bisa mengakibatkan banjir yang lebih parah. "Inikan masalah yang sudah menabhun. Memang harusnya segera diselesaikan. Kalau debit air dari situ Kamojing tinggi maka yang jadi korban adalah warga," bebernya.
Oleh karenanya, satu-satunya langkah yang harus cepat dilakukan adalah normalisasi sipon Cikaranggelam yang saat ini kondisinya sudah tidak berfungsi secara normal. Karena dari empat gorong-gorong yang ada hanya satu yang masih berfungsi, itu pun sudah terhambat oleh sampah. "Kalau yang tiga itu sudah mati. Kalau sipon itu kembali berfungsi secara normal maka permasalahan banjir di Dawuan kemungkinan akan bisa teratasi," ujarnya.(zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template