Maling Traktor Gentayangan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Maling Traktor Gentayangan

Maling Traktor Gentayangan

Written By Admin Raka on Rabu, 17 Januari 2018 | 16.00.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Traktor milik kelompok tani di Desa Pulojaya, Kecamatan Lemahabang, raib digondol maling, Selasa (16/1) malam. Parahnya, mesin traktor seharga belasan juta rupiah itu merupakan bantuan Dinas Pertanian Kehutanan Perkebunan dan Peternakan (Distanhutbunak) tahun 2017 kemarin.
"Traktornya jumlahnya ada tiga tetapi yang dicuri cuma dua justru ketika diparkir di tengah sawah," ucap Kaur Kesra Desa Pulojaya, Kecamatan Lemahabang, Syarif Hidayatullah. Syarif mengatakan bongkar pasang mesin traktor memang memakan waktu lama, hal itu menjadi alasan pemilik traktor di pesawahan Dusun Srijaya tak jauh dari Kantor Desa, tidak membawa pulang mesinnya kerumah.
Selama delapan malam itu traktor disimpan dipematang sawah, si pemilik mengurungkan niat membawa pulang mesin traktor tersebut karena pekerjaan menggarap pengolahan tanah akan berlanjut setiap pagi harinya. Apesnya, terang Syarif, pada Minggu dini hari (15) kemarin, kedua mesin traktor hilang, sementara yang satunya aman karena memang kondisinya kurang bagus. "Tidak ada yang lihat karena malam hari, apalagi kondisinya gelap," ujar Syarif.
Kalau membeli yang baru, sebut Syarif harganya bisa mencapai belasan juta rupiah. Si pencuri, bisa saja menjual dengan harga Rp 4 - 5 jutaan. Karenanya, jika membongkar mesin traktor memang cukup singkat kalau dilakukan teknisinya, tetapi untuk memasang ulang itu bisa memakan waktu satu jam. "Pemilik traktornya ogah bongkar pasangnya, makanya ditinggal ditengah sawah," terang Syarif.
Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Srijaya Desa Pulojaya, Mahmud mengatakan ,traktor merek Yanmar yang hilamg itu standarnya sama dengan kualitas yang lainnya meskipun bantuan dari Dinas Pertanian. Traktor yang menggarap di sawah srijaya itu diakuinya, baru digunakan di tiga musim terakhir. Meskipun bobot mesin traktor bisa mencapai 2 Kwintalan, namun maling bisa mensiasatinya dengan memanggul, apalagi dimalam hari saat sawah benar -benar sepi.
Kasus itu sendiri sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk bisa ditindaklanjuti. Semoga saja, atas kejadian ini, petani dan kelompoknya tidak lagi sembarangan menginapkan traktor di areal pesawahan. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template