Mahasiswa Ingin Ubah Pola Pikir Masyarakat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Mahasiswa Ingin Ubah Pola Pikir Masyarakat

Mahasiswa Ingin Ubah Pola Pikir Masyarakat

Written By Admin Raka on Minggu, 21 Januari 2018 | 16.00.00

CILEBAR, RAKA- Ada yang spesial dalam kegiatan pekan pengabdian masyarakat, mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Pelajar Karawang (Kempaka) Bandung Raya. Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Pusakayajaya Selatan, Kecamatan Cilebar ini, berbarengan dengan kegiatan hajat dan ruwat bumi. Sehingga, mahasiswa bisa lebih mengenal tradisi lokal dan berbaur dengan masyarakat.
Menurut Ketua Umum Kempaka Muhammad Rizki, dalam kegiatan pekan pengabdian masyarakat bertepatan dengan moment hajat dan ruat bumi. Tentu saja hal ini membuatnya merasa mempunyai ruang untuk bisa berkomunikasi dengan masyarakat dalam menyampaikan program-programnya, karena memang hal tersebutlah yang sedang ia lakukan dalam kegiatannya tersebut. "Hadirnya kita di sini tentunya mempunyai niat dan tujuan untuk mengubah pola pikir masyarakat, yakni sebagai duta dan penyalur informasi," ujarnya, kepada Radar Karawang.
Dalam moment hajat bumi dan ruat bumi kali ini, mahasiswa ikut berbaur bersama masyarakat setempat dalam mensukseskan acara tersebut. Di mana kegiatan peninggalan nenek moyang ini harus tetap dilestarikan, agar jati diri sebagai bangsa Indonesia tetap tertanam dalam hati masyarakat. Sebagai keluarga mahasiswa Karawang yang kuliah di Kota Bandung, dirinya terus berusaha menampung pemikiran dan menyerap berbagai informasi untuk kemudian dikembangkan di daerahnya sendiri. Sebagai duta Karawang, dirinya berharap kegiatan pengandiannya tersebut bisa menjadi suplemen bagi mahasiswa lainnya, agar terus berkompetisi dalam hal yang positip. Khususnya, kegiatanya tersebut bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melihat kondisi Desa Pusakajaya Selatan dan daerah pesisir lainnya, dirinya fokus kepada perekonomian dan gaya hidup masyarakat. Di mana, ketika masyarakat mempunyai ide dan gagasan untuk membangun sebuah home industri, hal utama yang menjadi kendala yakni dari segi pemasaran. Atas hal tersebut dirinya sangat ingin membantu. "Mudah-mudahan dengan program kami ini bisa menjadi jembatan bagi masyarakat," ucapnya.
Selain itu, ia juga sangat miris ketika melihat toilet umum masyarakat yang hanya menggunakan jamban seadanya tanpa menghiraukan kesehatan. Padahal, kali yang digunakan jamban, sekaligus tempat mencuci pakaian bahkan mandi. "Saya juga sudah pernah ngobrol sama aparat desa, bahwa WC umum sudah diagendakan dalam pembangunannya, namun belum di prioritaskan. Nah itu yang menkadi bidikan kita saat ini selain perekonomian," katanya. (rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template