KPU Konsisten Tolak Rustandi-Dikdik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » KPU Konsisten Tolak Rustandi-Dikdik

KPU Konsisten Tolak Rustandi-Dikdik

Written By Admin Raka on Minggu, 21 Januari 2018 | 15.00.00

PURWAKARTA,RAKA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purwakarta tetap menolak pendaftaran bakal pasangan calon (Bapaslon) Rustandi dan Didik dalam pendaftaran Pilkada Purwakarta 2018.
Kuasa Hukum KPU Purwakarta, Abshar Kartabrata menegaskan, pihaknya tetap pada keputusan awal yaitu menerima bapaslon yang telah mendaftar lebih dulu dan menolak pendaftaran bapaslon lain, yang diusung partai yang sama. "Kita tidak akan menindak lanjuti dokumen pencalonan bapaslon yang sejak awal, jika tidak memenuhi persyaratan," ujar Abshar usai musyawarah tahap dua penyelesaian sengketa Pilkada Purwakarta 2018 di Kantor Panwaslu Purwakarta, Jumat (19/1).
Menurutnya, ada berkas persyaratan pencalonan yang tidak bisa diperlihatkan oleh bapaslon Rustandie-Dikdik Sukardi saat pendaftaran. KPU menolak pendaftaran dan tidak perlu melanjutkan pemeriksaan dokumen pendaftaran. "KPU tidak perlu menindaklanjuti terhadap dokumen-dokumen yang diajukan oleh bapaslon, kalau memang tidak memenuhi persyaratan," kata Abshar.
Selain itu, SK dukungan Hanura yang digunakan oleh bapaslon Rustandie-Dikdik untuk mendaftar sudah tidak lagi penting. Karena, SK mana yang lebih dulu diajukan, itulah yang lebih penting. Adanya SK pembatalan ataupun surat lainnya, hal itu sudah tidak relevan terhadap KPU Purwakarta, setelah menerima SK dukungan yang terlebih dahulu diajukan oleh Bapaslon Anne Ratna Mustika dan Aming. "SK yang terakhir buat kami tidak penting, yang penting kapan ditunjukan. Soal sebelumnya ada SK atau gak itu gak relevan sama kami, itu urusan internal," ucapnya.
Ditambah, berdasarkan undang-undang, setelah bapaslon Anne-Aming terdaftar di KPU sebagai bapaslon, hal itu sudah tidak bisa dicabut. Sebelumnya, bapaslon Rustandie-Dikdik melaporkan pihak KPU Purwakarta karena telah menolak dirinya saat pendaftaran Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta. Penolakan KPU dikarenakan adanya dua Surat Keputusan dari Partai Hanura yang datang ke KPU. Pertama, paslon Anne Ratna Mustika dan H Aming datang pada Rabu (10/1) pagi lalu dengan membawa SK usungan dari partai Hanura. Kemudian malam hari nya, rombongan bapaslon Rustandi dan Dikdik Sukardi juga membawa SK pengusungan dari Partai Hanura.  Alhasil, pihak KPU menolak menerima pendaftaran paslon terakhir karena SK pertama sudah terlanjur dijadikan acuan untuk pasangan Anne-Aming. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template