Komunitas Parkour Minta Sarana Olahraga - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Komunitas Parkour Minta Sarana Olahraga

Komunitas Parkour Minta Sarana Olahraga

Written By Admin Raka on Senin, 22 Januari 2018 | 14.30.00

KARAWANG, RAKA - Komunitas Parkour Armadilo Karawang mengingatkan masyarakat yang memanfaatkan sarana olahraga di lapangan stadion singaperbangsa agar menggunakan hanya bagian pinggir lapangan saja, sehingga lapangan stadionnya tidak rusak.
Hal itu disampaikan warga Tanjungpura Erik Alamsyah (16), Minggu (21/1). Menurut dia sudah berkali-kali petugas melakukan teguran terhadap pengunjung yang menggunakan bagian tengah lapangan. "Pemerintah sudah memberikan sarana olahraga yang baik di stadion ini, sekarang tinggal kitanya sebagai warga untuk bersama-sama menjaganya," papar Erik.
Penjaga lapangan pun harus bisa tegas terhadap pengunjung, jangan sampai sarana yang sudah mulai baik itu dengan susah payah dibangun pemerintah justru diperburuk dengan ulah masyarakat yang belum sadar akan kebersihan. "Ada penjaga lapangan suka menegor tapi masyarakatnya tetap saja membendel. Seharusnya bisa meningkatkan kesadaran untuk menjaga, sehingga memanfaatkan lapangan itu cukup di pinggir saja, jadi lapangan tidak cepet rusak, apalagi yang bawa makannan," ungkapnya.
Masih dikatakan Erik, dirinya selalu menggunakan lapangan untuk berlatih parkour, Olahraga yang sudah hampir satu tahun dilakoninya itu cukup menantang, dan selama memanfaatkan stadion dia dan teman-temannya hanya menggunakan bagian pinggir lapangan.  "Sudah setahun ini kami memanfaatkan sarana yang ada di stadion dan taman I Love Karawang. Selama menggunakan fasilitas itu kami menjaga kebersihan dan kondisi lapangan dan taman," pungkasnya.
Komunitas parkour, terang Erik, saat ini sudah beranggotakan 20 orang dan berhadap mendapat perhatian pemerintah untuk diberikan sarana olahraganya. "Semoga karawang makin berkembang, dan masyarakatnyapun bisa terus melakukan olahraga sehingga menjadikan kesehatan kuat bagian penting dalam pelaksanaan pemerintah di kabupaten ini," paparnya.
Hal senada disampaikan Angling Sanjaya (18) warga Kampung Gempol, Desa Purwadana itu menyampaikan saat ini diakuinya jika pecinta parkour belum sama sekali mendapatkan perhatian, baik dari pemerintah maupun wadah kepemudaan di lembaga pemerintahan seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Karawang. "Belum ada bantuan dari KNPI. Dulu pernah ke Dinas PRKP pengajuan obstekel parkur, yang pengen ada di taman I Love Karawang tapi belum di izinin," paparnya.
Angling berharap KNPI bisa mendukung pemuda agar lebih maju mengembangkan bakat, sehingga generasi penerus ini bisa melakukan hal positif dan mengukir prestasinya demi Karawang. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template