Ketua RT Minta Penetapan DPT Jangan Asal - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ketua RT Minta Penetapan DPT Jangan Asal

Ketua RT Minta Penetapan DPT Jangan Asal

Written By Angga Praditya on Jumat, 19 Januari 2018 | 16.15.00

KLARI, RAKA - Menjelang pemilihan gubernur Jawa Barat, setiap petugas mulai mempersiapkan segala hal untuk menyukseskan pesta demokrasi tingkat provinsi itu. Meski demikian, kebiasaan buruk terkait tidak updatenya data daftar pemilih tetap (DPT) jangan sampai kembali terjadi pada pilgub kali ini.
Seperti disampaikan Ketua RT 16/05 di Dusun Duren Desa Duren, Abrag, meskipun telah dilakukan pendataan warga yang sudah memiliki hak pilih. Tetapi tetap saja pada pelaksanaanya selalu banyak ditemukan kejanggalan pendataan. Hampir setiap pemilu dirinya selalu melakukan pendataan namun tetap saja hasil dari penetepan selalu berujung kesalahan. Bayangkan saja kata dia, untuk warga yang sudah meninggal saja masih mendapatkan hak pilih. Padahal sebelum penetepan hak pilih dirinya rutin melakukan pendataan di lingkungannya. "Percuma ngedata juga, tetap aja hasil penetapan DPT nya selalu aneh, selalu salah," ujar Abrag kepada Radar Karawang, Kamis (18/1).
Dia meminta agar penetapan DPT bisa sesuai dengan data terbaru jangan sampai melakukan petugasan beberapa kali kepada setiap ketua RT di setiap dusun tapi hasilnya tetap salah. Karena, bukan masalah pekerjaan, namun kekecewan atas hasil penetapan yang dialami oleh setiap RT. "Kita diminta untuk terus mendata update warga yang baru mempunyai hak pilih sama yang belum, terus mendata yang sudah tidak memiliki hak pilih seperti meninggal dunia, tapi tetap aja pas penetapan keliru hasilnya," ucapnya.
Hal serupa juga disampikan Jejen salah satu ketua RT di Dusun Duren, dalam penetapan DPT mengaku kerap mengalami kekeliruan saat pelaksanaan pemilu. Bayangkan saja kata dia, dari jumlah hak pilih di wilayah yang dipimpinnya itu tercatat ada ratusan lebih. Namun setelah ditetapkan hak pilih hanya ada puluhan. "Kondisi seperti ini sudah tidak aneh lagi, yang menentukan penetapan DPT harus lebih serius lagi jangan asal," ungkapnya.
Bagi dia permasalahan yang dialami oleh ketua RT sudah bukan menjadi hal aneh lagi. Olehkarenanya dia mengaku sangat menyayangkan jika sebelum pelaksanaan pemilu saja sudah banyak kekeliruan yang terjadi di dalamnya. Maka dia menilai adanya bimtek dan pendataan hanya sebatas seremionial saja jika kondisinya seperti itu terus menerus. "Buat apa pendataan dan bimtek kalau ujung-ujungnnya hasilnya tidak sesuai," akunya.(yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template