Ketat Distribusi Darah di Rumah Sakit - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ketat Distribusi Darah di Rumah Sakit

Ketat Distribusi Darah di Rumah Sakit

Written By Admin Raka on Minggu, 21 Januari 2018 | 13.00.00

TELUKJAMBE, RAKA - Keberadaan Unit Transfusi Darah penting peranannya untuk memastikan darah yang ada di rumah sakit bersangkutan aman dari penyakit menular. Tidak ubahnya pelayanan-pelayanan kesehatan lain, pelayanan inipun dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan akses mendapatkan darah.
Tiga penyakit menular yang diwaspadai terkandung dalam darah seperti penyakit hepatitis B, hepatitis C dan sifilis selain HIV yang paling ditakuti. Untuk itu pengawasan terhadap kesehatan darah menjadi bagian penting tugas unit transfusi darah, selain menyiapkan darah aman yang berasal dari donor darah sukarela yang memiliki resiko rendah terhadap penyakit infeksi, serta melakukan pemeriksaan uji saring terhadap Infeksi Menular Lewat Transfusi (IMLTD).
Pelayanan kesehatan transfusi darah meliputi perencanaan dan pelestarian pendonor darah, penyedia darah, pendistribusi darah dan tindakan medis pemberian darah kepada pasien untuk tujuan penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan. Pelayanan darah di lingkungan Rumah Sakit diatur dalam Kepmenkes nomor 423 tahun 2007 tentang peningkatan akses dan kualitas pelayanan darah.
Salah satu poin dalam peraturan tersebut mewajibkan Rumah Sakit untuk memiliki Unit Transfusi Darah (UTD) di daerah yang tidak memiliki UTD dari PMI. Hal ini bertujuan agar pelayanan darah dilakukan dengan distribusi tertutup oleh petugas dan menggunakan prinsip rantai dingin. Demikian Rumah Sakit umum daerah (RSUD) Karawang juga memiliki bank darah sebagai upaya memberikan pelayanan ketersediaan darah secara internal.
"Ketersediaan darah aman di rumah sakit merupakan salah satu Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang berarti setiap Rumah Sakit harus memiliki stok darah aman 24 jam di UTD RS disertai manajemen pelayanan transfusi darahnya yang bertujuan untuk Memenuhi ketersediaan darah yang aman untuk kebutuhan pelayanan kesehatan," ucap Kasubbag Hukmas Promkes RSUD Karawang H. Muhimin.SH. 
Muhimin juga menambahkan selain tujuan itu, sekaligus memelihara dan meningkatkan mutu pelayanan darah  memudahkan akses memperoleh darah untuk penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan memudahkan akses memperoleh informasi tentang ketersediaan darah.Ujarnya.  Dirinya pun berharap masyarakat mau menjadi pendonor. Di tegaskan oleh dirinya proses donor memang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia Kabupaten Karawang, bahkan untuk pelayanan agar ketersediaan darah pun aman, RSUD Karawang pun bekerja sama dengan PMI Kabupaten Bekasi. (ari)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template