Kas RT Buat Ongkos Angkut Rastra - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kas RT Buat Ongkos Angkut Rastra

Kas RT Buat Ongkos Angkut Rastra

Written By Angga Praditya on Kamis, 25 Januari 2018 | 14.15.00

KARAWANG TIMUR, RAKA - Beras Sejahtera (Rastra) dengan tebusan gratis awal Januari ini, menjadi dilema bagi pemerintah desa dan kelurahan, terutama mengantisipasi ongkos angkut beras subsidi dari bulog sampai ke warga. Namun, Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, punya cara sendiri mengganti ongkos angkut yang biasa didapati dari selisih tebusan rastra kini ditanggung biayanya dari kas RT.
Ditemui di ruang kerjanya, Lurah Palumbonsari Farida Herawati mengatakan, di kelurahannya ada 873 KPM dari total penduduk 17 ribuan yang menerima Rastra dalam pagu 2018 ini. Jumlahnya, justru mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Namun, distribusi Rastra yang mulai turun 30 Januari di semua desa dan kelurahan di Kecamatan Karawang Timur ini dengan label gratis sebagaimana Permensos, membuat kekhawatiran tersendiri di lapangan.
Hal itu karena beras yang biasa ditebus Rp 1.600 perkilogramnya ini, ada selisih untuk menyisihkan ongkos angkut dan pendistribusian dari Kantor Kelurahan sampai ke RT masing- masing dan KPM. Selain itu sebut Farida, data yang masih di validasi ulang untuk sasaran KPM juga mengantisipasi kekurangmerataan distribusi beras ke masyarakat. "Kekhawatiran itu memang ada saat dilapangan nanti, apalagi labelnya gratis sebulan ini," katanya.
Farida menambahkan, mengantisipasi ongkos angkut beras, sejauh ini memang masih akan dirembugkan bersama RT masing-masing dan tim dari Kecamatan sebagai evaluasinya. Namun, pihaknya upayakan Rastra gratis yang akan turun nanti alternatif ongkos angkutnya bisa diantisipasi melalui Kas RT masing-masing, sehingga penerima manfaat ini bisa merasakan langsung Rastra secara gratis tanpa tebusa sepeserpun. Sebab, Februari nanti, peluang pengganti Rastra yang dinamai Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan besaran Rp 110 ribu bisa saja diterapkan, walaupun sejauh ini masih belum ada arahan detail mengenai penerapan BPNT tersebut.
Hanya saja, soal data, kemungkinan KPM rastra dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) nantinya sama saja. Adapun jika ada yang sudah pindah dan meninggal saat verifikasi sebut Farida, bisa dengan tambak sulam tanpa harus mengurangi jumlah yang sudah ada atau menambahnya lagi. "Kita alternatifnya paling menggunakan Kas RT, karena anggapan itu kan dari warga untuk warga," pungkasnya.
Kasie Kesos Kecamatan Karawang Timur Muhyidin mengatakan surat yang dasarnya dari SK Kementrian Sosial Nomor 4/Huk/ 2018 tanggal 3 Januari 2018, menetapkan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bansos Rastra tahun 2018 sebanyak 145.137 se karawang tanpa biaya tebus di bulan Januari ini. Untuk Karawang Timur sendiri, sebut Muhyidin total pagu KPM yang akan menerima beras subsidi medium dari Bulog tanggal 30 Januari nanti, jumlahnya sebanyak  4.636 KPM yang tersebar di 8 Desa dan Kelurahan.
Dari peran Kecamatan dengan ketiadaan uang tebusan yang biasa dibanderol Rp 1.600 perkilogramnya, cukup meringankan beban kerja, karena tidak harus repot menarik penagihan maupun setoran ke bank. Tapi dilapangan, sebut PNS asal Jatirasa ini, berpeluang terjadi konflik, karena dengan menggratiskan Rastra akan menjadikan ongkos angkut juga terhambat, bahkan Sebut Muhyidin, sepeser uang ditarik dari KPM tanpa legalitas yang jelas, bisa saja dianggap Pungutan Liar (Pungli) yang akan membuat kewalahan pemerintah Desa dan Kelurahan.
Untuk itu, sebut Muhidin, sambil menunggu diterapkannya BPNT, pihak kecamatan sudah membentuk Tim Koordinasi Bansos Pangan dan Tim pemantau dan evaluasi Rastra untuk mengantiskpasi gejolak dilapangan, hasilnya menunggu rembug hasil Minggon dan musyawarah Desa/Kelurahan untuk memberi solusi bersama menyikapi hal ini. Sebab, sambung Muhyidiin, sebagai Kecamatan dengan Distribusi dan setoran Rastra terbaik 1 tingkat Kabupaten, pemerintah Kecamatan Karawang Timur akan hati-hati menyikapi Rastra gratis ini. "Kita menunggu hasil musyawarah desa dan kelurahan dalam menyikapi rastra gratis ini," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template