Karawang akan Punya RS Jiwa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Karawang akan Punya RS Jiwa

Karawang akan Punya RS Jiwa

Written By Admin Raka on Rabu, 24 Januari 2018 | 15.30.00

7000 Warga Karawang Terserang Defresi Berat

KARAWANG, RAKA - Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang mencatat sebanyak 10.948 warga di Kabupaten Karawang sepanjang 2017 mengalami depresi.
Dari jumlah tersebut 7.000 diantaranya depresi berat dan sisanya penderita epilepsi dan gangguan jiwa berat yang dipasung.
"Untuk kasus dipasung data terlapor di Dinkes sebanyak tujuh orang," ucap Programer Kesehatan Jiwa, di Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang Dr. Cita Adriyati Utami kepada Radar Karawang, Selasa (23/1). Bahkan Cita ragu kalau kalau masih banyak lagi penderita-penderita kejiwaan serupa yang mengalami pemasungan dan belum dilaporkan ke Dinas Kesehatan.
Dikatakan Cita, untuk tujuh kasus pemasungan itu diperoleh dari hasil penelitian dan laporan 50 Puskesmas yang ada diKabupaten Karawang.
 Adanya gangguan jiwa itu ada dua macam Orang dengan gangguan Jiwa (ODGJ) berat dan ringan. "Untuk ODGJ Berat dengan pasien pasung bukan hanya berarti sipasien di rantai atau diikat dengan kayu besar, melainkan pemasungan merupakan pembatasan hak asasi manusia dan dikurungpun termasuk salah satu bentuk pemasungan," paparnya.
Sedangkan untuk ODGJ ringan kata Cita di Karawang itu memiliki kompleksitas lebih luas. Seperti depresi atau tertekan akibat sering marah-marah darah tinggi dan gangguan kesehatan akibat psikosomatis seperti maag atau dampak dari penyalahgunaan narkoba dan gangguan jiwa ringan atau depresi ini kata Cita dipicu berbagai persoalan sosial di Kabupaten Karawang.
Terutama makin kompleksnya dinamika kota yang makin padat serta pengaruh luar yang mempengaruhi kultur dan tradisi warga masyarakat Kabupaten Karawang. "Persaingan untuk memperebutkan ruang di Kabupaten Karawang makin ketat di jalanan, permukiman dan ruang publik," paparnya.
Untuk itu peran keluarga amat penting untuk menjaga keseimbangan.
Sehingga ketika ketimpangan perekonomian kian tinggi permasalahan yang banyak warga miskin bertambah dan menjadikan mental masyarakat Kabupaten Karawang masih tetap dalam kondisi waras untuk berjuang menghadapi hidup meski dalam keterbatasan.
"Kalau sudah hidup dalam kesusahan dan kemiskinan, ditambah rasa ikhlas menerima warga hilang itu bisa meledak dan mengarah ke sakit jiwa," ujarnya.
Masih dijelaskan Cita, Untuk mengatasi persoalan gangguan kejiwaan melalui pemerintah kabupaten Karawang di Dinas Kesehatan melakukan banyak upaya diantaranya  melakukan koordinasi dengan puskesmas-puskesmas. Jika ada laporan ODGJ berat maka Dinkes akan langsung melihat ke lokasi kemudian dilakukan pengobatan melatih dokter dan perawat dengan tim ahli dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dan Dinas Kesehatan Propinsi untuk  melakukan koordinasi rujukan pasien ke RS Marjuki Mahdi.
"Kedepannya kita akan melakukan monitoring dan evalusi ke setiap puskesmas agar penanganan kesehatan pasien penderita ganggung kejiwaan bukan semata medis saja, melainkan lebih banyak terapi psikologis langsung ke keluarga yang memiliki anggota gangguan kejiwaan," ucap Cita dan mengatakan saat ini Diskes sedang mempersiapkan 50 dokter ahli kejiwaan lengkap perawatnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template