Kapten Penodong Ditembak Mati - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kapten Penodong Ditembak Mati

Kapten Penodong Ditembak Mati

Written By Admin Raka on Selasa, 23 Januari 2018 | 12.15.00

KARAWANG, RAKA - Dian Saputra bin Sugiton (21) asal Lampung, bukanlah pemain baru dalam kejahatan jalanan di Kabupaten Karawang. Tercatat sudah 10 kali remaja yang kesehariannya mengamen di sekitar Simpang Jomin, itu melakukan kejahatan.
Sepak terjang kapten komplotan penodong yang tercatat sebagai warga Perumahan Pagadungan RT 002/005, Kampung Purwasari, Desa Purwasari, Kecamatan Purwasari, itu berakhir dengan timah panas menembus dada sebelah kirinya, Minggu (14/1). Setelah sebelumnya berusaha merebut pistol milik anggota Tim Anaconda Resmob Polres Karawang, Ade Saepudin saat diminta menunjukan tempat kejahatannya. Karena perbuatan pelaku membahayakan nyawa petugas, akhirnya sang kapten dilumpuhkan dengan satu kali tembakan.
Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, sekitar pukul 21.00 WIB, Minggu (21/1), anggota Pos Lantas Jomin menerima laporan dari anggota Koramil, ada dua orang buruh pabrik menjadi korban penodongan. Pelaku berhasil membawa kabur dua handphone merek Samsung. Sedangkan motor yang digunakan komplotan pendongan itu ditinggal di tempat kejadian perkara. "Setelah korban diinterogasi petugas, diketahui bahwa pelaku adalah Dian dan Pudin Saepudin (19) alias Akew, warga Kampung Gandoang, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kotabaru, yang bekerja sebagai pengamen di Jomin," paparnya kepada Radar Karawang, Senin (22/1).
Selanjutnya pada pukul 23.00 WIB, kata Hendy, anggota Lantas Pos Jomin mencari informasi keberadaan Dian Cs. Sejurus kemudian, para pelaku berhasil ditangkap di kosannya di sekitar Hotel Cikampek, pukul 23.30 WIB. "Selanjutnya diamankan di Polsek Kotabaru," tuturnya.
Ia melanjutkan, sekitar pukul 02.00 WIB Tim Anaconda mendatangi Polsek Kotabaru, untuk membantu melakukan pengembangan. "Setelah diinterogasi, Dian mengaku telah melakukan 10 kali kejahatan. Sedangkan Pudin Saepudin alias Akew tiga kali. Dan SB, pelaku yang masih anak-anak sebanyak tiga kali," ujarnya.
Setelah pengakuan komplotan penodong ini dirasa cukup, akhirnya petugas meminta pelaku untuk menunjukan sejumlah lokasi kejahatan yang pernah mereka lakukan. Namun saat di lokasi keempat di Wilayah Kecamatan Kotabaru, pelaku mulai berulah. Dia mencoba merebut pistol di pinggang polisi. "Karena ulah pelaku membahayakan, akhirnya petugas yang berada di dekat pelaku menembak dada sebelah kiri," katanya.
Tidak berapa lama kemudian, kata Hendy, pelaku dibawa petugas ke RSUD Karawang. Namun, setibanya di rumah sakit, dinyatakan meninggal. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template