Kakak Beradik Ditetapkan Jadi Tersangka Pembunuhan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kakak Beradik Ditetapkan Jadi Tersangka Pembunuhan

Kakak Beradik Ditetapkan Jadi Tersangka Pembunuhan

Written By Admin Raka on Rabu, 17 Januari 2018 | 11.30.00

PURWAKARTA,RAKA - Dua pelaku pembunuh Firdaus Ahmad Gazali (26) yang terjadi beberapa waktu lalu di Bungursari, kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan acaman di atas 12 tahun penjara. Pelaku merupakan kakak beradik yaitu, Wira (30) dan Rendi (26) merupakan warga Purwakarta ditangkap di salah satu rumah sakit di Purwakarta.
Kapolres Purwakarta AKBP Dedy Tabrani mengatakan, terungkapnya pelaku pembunuhan tersebut tidak berlangsung lama setelah kejadian ditemukannya korban pembunuhan Firdaua Ahmad Gozali (26) warga Cariu, RT 024, RW 08, Desa Ciberes, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, didepan asrama Brimob Purwakarta Jalan Raya Bungursari tepatnya Kampung Rawa Salem, RT 01/01 Purwakarta, di mana korban tergeletak tewas dengan sejumlah luka tusukan senjata tajam dibagian punggungnya. "Setelah dilakukan pendalaman dan memeriksaan sejumlah-saksi saksi, kemudian mengarah terhadap enam pelaku yaitu, kakak beradik serta kakak iparnya. Mereka ditangkap satu persatu di Jalan Ipik Gandamanah," kata Kapolres AKBP Dedi Tabrany.
Awalnya enam pelaku ditangkap dengan barang bukti yang disita pisau yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban, serta dua unit kendaraan sepeda motor. Dari 6 pelaku itu dua diantaranya ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan itu, sementara empat lainya telah dilepaskan. Dari informasi yang berhasil dihimpun Radar Karawang, peristiwa pembunuhan itu berawal ketika pelaku bersama adiknya hendak ke Pasar Induk Cikopo untuk berbelanja kebutuhan dagang, namun telah bersinggungan di Jalan Raya Bungursari dengan sesama pengendara sepeda motor yang keduanya merupakan kakak beradik pula. Setelah cekcok, pelaku mengeluarkan senjata tajam, namun telah rebut oleh korban dan sajam itu dibuang.
Setelah damai ke empat orang itu pulang, namun mereka sama-sama mengadukan kejadian itu, hingga akhirnya masing-masing membawa kelompoknya dan berujung aksi pengeroyokan yang akhirnya mengakibatkan korban meninggal dunia dari kelompok pengemudi angkot, sementara kelompok pelaku telah jatuh korban pula dan masih berada di RS swasta di Purwakarta.
Kapolres Dedi Tabrany menjelaskan, kedua tersangka dijerat pasal 170 KUHAP atau pasal 351 dengan bersama sama melakukan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman diatas 12 tahun penjara. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template