Jambret Berseragam SMK Beraksi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jambret Berseragam SMK Beraksi

Jambret Berseragam SMK Beraksi

Written By Angga Praditya on Senin, 29 Januari 2018 | 12.00.00

Incar Perempuan di Cikampek

CIKAMPEK, RAKA - Entah apa jadinya bangsa ini di kemudian hari, jika generasi mudanya sudah menjadi penjahat sejak di bangku sekolah. Tengok saja wilayah Cikampek dan Kotabaru. Selain ramai dengan penangkapan begal berusia remaja, akhir pekan kemarin juga terjadi penjambretan yang dilakukan oleh dua ABG. Satu pelaku masih berseragam sekolah, seorang lagi drop out.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, dua pelaku berinisial DD (17) dan AW (16), beraksi siang bolong di Jalan Raya Pawarengan, Dusun Sukajadi, Desa Cikampek Barat, Kecamatan Cikampek, tepatnya di depan minimarket.
Seorang saksi mata, warga Kebun Buah, Desa Cikampek Barat, Karim Abdul Faras mengungkapkan, usai keduanya melakukan aksi penjambretan, motor yang mereka tunggangi menabrak motor yang ada di depannya hingga terjatuh.  "Pas mereka menjambret handphone seorang perempuan tepat depan Indomaret, pelaku yang mengenakan seragam sekolah SMK Tri Asyifa, nambrak kendaraan yang ada di depannya. Jadi keduanya terjatuh, akhirnya mereka berhasil ditangkap warga," ujarnya kepada Radar Karawang, Minggu (28/1) kemarin.
Untungnya, kata dia, saat keduanya diamankan warga, tidak lama kemudian kepolisian datang ke lokasi. "Tidak sempat dipukuli, mereka cuma dikerumuni saja. HP curiannya dikembalikan ke korban, dan kedua jambret itu yang keliatan masih bocah dibawa ke kantor polsek," tandasnya.
Salah satu keluarga DD yang enggan menyebutkan namanya karena malu, mengaku kaget saat diberitahu tetangganya jika keponakannya berada di kantor Polsek Cikampek, karena tertangkap basah saat menjambret di wilayah Kebun Buah, Dusun Sukajadi. "Iya saya dikasih tau tetangga bahwa DD telah dibawa ke kantor polisi, karena ketahuan warga pas menjambret. Saya bener-bener kaget," paparnya saat ditemui di kantor Polsek Cikampek.
Perempuan berambut sepundak, kulit berwarna cokelat, berbadan gempal, itu tidak memungkiri jika keponakannya nakal. Namun dia tidak menyangka bisa senekat itu. "Iya dia umurnya 17 tahun. Dia tidak sekolah, berhenti sekolah. Terus dia itu anak yatim piatu, saya yang ngurusnya. Nah kebetulan kalau AW itu memang sering maen sama si DD. Kalau AW masih sekolah di SMK Tri Asyifa," ucapnya.
Saat memastikan apakah AW masih bersekolah di SMK swasta itu, kakak kandung pelku membenarkan jika adiknya masih berstatus pelajar. "Iya AW masih sekolah kelas XI di SMK Trispek," katanya.
Namun saat mencari tahu identitas lengkap kakak pelaku, dia langsung pergi dan enggan diwawancara. "Akang dari mana ya, maaf saya masih ada urusan, mau keluar dulu sebentar," katanya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template