Jalan Sudirman Berlubang, Korban Terus Berjatuhan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Sudirman Berlubang, Korban Terus Berjatuhan

Jalan Sudirman Berlubang, Korban Terus Berjatuhan

Written By Admin Raka on Sabtu, 13 Januari 2018 | 16.00.00

KOTABARU, RAKA - Bagi anda yang biasa melakukan aktivitas dengan melintasi Jalan Raya Sudirman, Bakanmaja, Kecamatan Kotabaru nampaknya harus berhati-hati. Pasalnya sepanjang jalan tersebut terdapat lubang berbagai macam ukuran yang setiap saat bisa mengakibatkan kecelakaan, bahkan dalam satu minggu ini ada sekitar empat pengendara celaka akibat jalan tersebut.
"Ada dua hari kebelakang pengendara motor terjatuh. Mungkin tidak tahu kalau jalannya itu berlubang. Kepalanya terbentur, saat diselamatkan warga itu masih bernyawa tapi pas dibawa ke rumah sakit dia sudah meninggal. Luka di bagian kepalanya parah itu," ungkap Teguh (56), karyawan bengkel knalpot mobil yang berada di perlintasan Jalan Raya Sudirman Bakanmaja, kepada Radar Karawang, Jumat (12/1).
Teguh melanjutkan, banyaknya korban pengendara berjatuhan tersebut diakibatkan oleh buruknya infrastruktur jalan yang dipenuhi lubang dengan ukuran cukup besar. Oleh karenanya dia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan. "Ya ada seminggu itu 4 orang korbannya, tadi saja pagi ada yang terjatuh lagi, saat kendaraannya menghantam jalan yang berlubang," katanya.
Buruknya infrastruktur jalan, menurutnya, tidak hanya membahayakan para pengendara saat melintas. Bahkan bisa berakibat fatal kepada para pelajar yang sekolah di Al Ahliyah. Karena lubang-lubang yang cukup besar itu adanya di depan sekolah Al Ahliyah. "Takutnya itu, anak sekolah kalau pas mau nyebrang saja, karena kan lubangnya ada didepan sekolah Al Ahliyah, khawatir saat kendaraan jatuh ada siswa yang terkena," ucapnya.
Hal senada disampaikan Ahmad Topik, pemilik usaha fotocopy Sabilluna Bakanmaja, bahwa banyaknya korban yang diakibatkan jalan berlubang tersebut, warga sekitar merasa khawatir. Karena terus-menerus korban berjatuhan di jalan tersebut. "Udah tidak kuat kalo tiap hari harus lihat yang celaka, ya itu pas melintas posisi jalan berlubang ukurannya gede-gede jadi susah juga mengontrol kendaraan, mana jalur ini masuk ke jalur cepat juga," paparnya.
Dia berharap, dengan banyaknya korban yang berjatuhan hingga memakan korban jiwa tersebut, mampu membuka mata pemerintah untuk segera melakukan perbaikan agar bisa meminimalisir kecelakaan yang terjadi selama ini. "Semoga saja disegerakan perbaikannya," katanya.
Ponnica Youanda, siswi kelas XII Jurusan IPS MA Al Ahliyah Bakanmaja, juga mengaku was-was, bahkan bukan hanya dirinya seluruh siswa juga merasakan hal yang sama. Karena saat ada korban kecelakaan siswa pasti mendengar benturan keras berasal dari kendaraan yang celaka. "Jelas ini mengganggu kami kalau pas lagi belajar terdengar ada yang jatuh, siswa langsung pada keluar dengan guru-gurunya juga, tahunya ada kelakaan. Terus yang celaka juga sampai ada yang parah juga, darahnya kemana-mana, pengennya ini segera diperbaiki biar kami juga bisa belajar dengan tenang tanpa ada gangguan," pungkasnya.(ian)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template