Horor, Tower BTS di Desa Cintaasih - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Horor, Tower BTS di Desa Cintaasih

Horor, Tower BTS di Desa Cintaasih

Written By Admin Raka on Kamis, 04 Januari 2018 | 19.30.00

PANGKALAN, RAKA - Gardu listrik rumah (Kilowatt Hour - KWH) milik kantor UPTD Pertanian Kecamatan Pangkalan di Desa Cintaasih, Kecamatan Pangkalan rusak. Hal itu terjadi akibat induksi sambaran petir dari menara Base Transceiver Station (BTS) di kantor tersebut.
Staf Kantor UPTD Dinas Pertanian Kecamatan Pangkalan Uday berharap provider pemilik BTS bisa memperbaikinya agar kerusakan jaringan listrik bisa secepatnya teratasi sehingga tidak mengganggu aktifitas kerja kantor. "Gara-gara kerusakan box listrik kerja kami jadi terganggu. Karenanya kami berharap kerusakan ini bisa secepatnya diperbaiki, sehingga kami bisa kembali bekerja secara normal," ucap Udai, Rarbu (3/1).
Udai juga menyampaikan selama ini dirinya dicekam rasa takut setiap kali hujan turun karena biasanya akan selalu dibarengi petir. Makanya, kalau hujan mereka menjauhi peralatan elektronik karena rawan terkena imbas sambaran petir. "Bukan cuma saya tetapi kami semua yang bekerja di Kantor Dinas Pertanian Pangkalan ini cemas setiap kali hujan turun," tandasnya.
Saat ini, jelas Udai, mereka merasa terancam keselamatannya jika peristiwa Sambaran petir itu terjadi lagi. "Kami berharap pemilik provider BTS bisa memberikan rasa nyaman kepada warga sekitar agar kejadian serupa tidak kembali terulang," tegasnya.
Sementara staf lainnya Ace Sugiarto berharap box KWH di kantornya segera diperbaiki karena sudah terlalu lama mengalami kerusakan. Sementra terhadap pihak provider merekapun sudah meminta supaya dilakukan perbaikan. "KWH kami sudah satu bulan dalam keadaan rusak, pihak tower hingga kini belum melakukan perbaikan. Pihak PLN pun tidak mau mengganti karena Box KWH mesti di beli," ucap Ace. Dikatakan Ace rencananya pihaknya akan kembali melayangkan surat kepada pengelola BTS yang jaraknya tidak lebih 10 meter dari kantor UPTD itu.
Sementara menurut pengakuan, Acu (49) petugas kebersihan Kantor Pertanian Kecamatan Pangkalan, peristiwa Sambaran petir itu terjadi saat hujan deras di sertai petir. Tak lama hujan turun ada kilatan cahaya menyambar tower disusul suara letupan keras di sekitar  box KWH di depan kantor. "Bunyinya seperti ban mobil yang pecah. Saya kaget, karena berbarengan dengan suara petir, dan pada saat itu lampu pun mendadak  mati," ucap Acu.
Tidak lama setelah listrik padam Acu memeriksa kotak box listrik kantor. Ternyata kotak itu sudah hangus. "Waktu saya periksa kotak box nya sudah hangus dan ada bau gosong," tandas Acu dan menambahkan saat itu seorang diri di kantor dan sedang bersih-bersih kantor karena pegawai sudah pada pulang. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template