Giliran Burung Rusak Tanaman Padi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Giliran Burung Rusak Tanaman Padi

Giliran Burung Rusak Tanaman Padi

Written By Angga Praditya on Senin, 29 Januari 2018 | 16.30.00

RAWAMERTA, RAKA- Lengkap sudah penderitaan para petani, saat sebagian petani padi panen, petani lainnya disibukan dengan mengusir serbuan ribuan burung pipit. Setelah hama wereng menyerang saat padi berusia muda. Menjelang panen, secuil padi harapan para petani sisa wereng tersebut di serang burung pipit. Tak tanggung-tanggung, ribuan ekor burung pipit menyerbu tanaman padi para petani.
Di katakan Jeni (32), warga Desa Kutawargi, dalam 2 bulan terakhir dirinya disibukan dengan mengusir burung pipit. Pasalnya, orang-orangan sawah sudah tidak mempan untuk menakut nakuti burung pipit. Meskipun tanaman padinya tidak utuh akibat serangan hama wereng, namun untuk menjaga sisa padinya tersebut. "Sudah mah hama wereng yang susah dikendalikan, saat ini burung pipit banyak banget. Dan anehnya, burung pipit sekarang gak takut sama orang-orangan sawah, meskipun sudah saya pasang," ujarnya.
Adapun jumlah serbuan burung pipit tersebut diperkirakan bisa mencapai ribuan ekor. Ada 3 jenis burung pipit yang ia ketahui, selain burung pipit, ada juga burung bondol haji dan burung peking. Masing-masing membawa pasukannya untuk menyerbu tanaman padi milik para petani.
Masih kata Jeni, kurang lebih 4 bulan masa tanam padi hingga panen, selain butuh modal yang cukup besar, untuk musim saat ini petani juga diharuskan mengeluarkan tenaga ekstra. Karena menurutnya, tidak mungkin untuk terus menyewa tenaga kerja. "Mulai dari bibit, obat-obatan, pupuk, nyemprot, pengolahan tanah kita kuli kan kepada orang lain, setelah ada serangan hama wereng kita kerjakan sendiri, eh di akhir masa tanam ada lagi burung pipit. Kalau kita kulikan semua, jebol kita," ucapnya.
Ia menyadari hal tersebut memang sudah menjadi tugas sebagai seorang petani, namun petani kecil seperti dirinya mengaku kewalahan jika keadaan tanaman padi terus di serang oleh hama dan berbagai penyakit lainnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template