Empat Tersangka Pengeroyokan Satu Keluarga Ditetapkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Empat Tersangka Pengeroyokan Satu Keluarga Ditetapkan

Empat Tersangka Pengeroyokan Satu Keluarga Ditetapkan

Written By Angga Praditya on Kamis, 18 Januari 2018 | 13.15.00

PURWAKARTA,RAKA - Polisi sudah menetapkan empat tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap satu keluarga yang terjadi di Desa Mekarsari, Kecamatan Darangdan, pada malam pergantian tahun 2018 lalu.
Kapolsek Darangdan melalui Kanit Reskrim Iptu A Sodikin menjelaskan, pihaknya sudah menetepakan empat tersangka dalam kasus pemukulan tersebut. "Sejak 3 Januari 2018 lalu sudah kita tetapkan empat tersangka diantaranya berinisial T, O, A dan J. Segera kita lakukan pra rekonstruksi, selain itu sejumlah saksi lain juga akan kita periksa," ujar, IPTU A Sodikin.
Menurutnya, para tersangka akan dikenakan Pasal 170 dan atau 351 KUHP. "Dengan ancaman lima tahun penjara," tuturnya.
Sementara, Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Agta Bhuwana Putra, menegaskan, pihaknya sudah melayangkan SP2HP kepada pihak korban. "Surat pemberitahuan kepada pihak korban sudah diberikan dari Polsek Darangdan," ujarnya.
Sementara, berkaitan dengan penahanan terhadap tersangka sebuah perkara, kasat menjelaskan ada hak-hak penyidik yang diatur oleh undang-undang dalam proses penyelesaian sebuah perkara. "Penahanan dan lain-lain, semuanya sudah diatur undang-undang. Tapi saya pastikan perkara ini segera dituntaskan," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan jika sejumlah warga Desa Mekarsari, Kecamatan Darangdan, menyesalkan belum ditangkapnya pelaku pemukulan terhadap satu keluarga yang terjadi pada 31 Desember 2017 lalu. Kondisi ini membuat masyarakat bertanya-tanya terhadap peran dan fungsi kepolisian. Terutama Kepolisian Sektor (Polsek) Darangdan, yang menerima pelaporan korban kasus pengeroyokan satu keluarga tersebut. Mereka berharap banyak terhadap salah satu lembaga penegak hukum itu, tapi hingga kini penanganan kasusnya tidak jelas. "Sudah lebih 14 hari pasca kejadian pengeroyokan itu, pelaku belum ada yang diamankan polisi. Tidak tahu kenapa?" keluh Endih (72), salah satu korban pengeroyokan, Selasa (16/1) lalu.
Selain Endih, korban pengeroyokan lainnya adalah dua anaknya Wira Pranata (30) dan Saepuloh (32). Kondisi mereka saat ini sudah membaik. Luka lebam di beberapa bagian tubuh mereka, terutama bagian muka dan kepala sudah berasur pulih. Bola mata kiri Saepuloh yang sebelumnya luka dan menyucurkan darah segar sudah hampir sembuh. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template