Dulu Ramai Ada Prostitusi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dulu Ramai Ada Prostitusi

Dulu Ramai Ada Prostitusi

Written By Admin Raka on Jumat, 26 Januari 2018 | 18.30.00

Ating: Sekarang Sepi Sering Ada Razia

KARAWANG, RAKA - Komisi C DPRD Karawang akan mendorong revitalisasi Gedung Olahraga Panatayuda di Jalan Ahmad Yani. Saat ini perencanaan dan administrasinya sudah rampung bahkan sudah masuk APBD 2018.
"Anggarannya sudah ada, diharapkan memang diawal tahun harusnya mulai dari perencanaan dan administrasi sudah selesai, tidak seperti tahun kemarin. Sehingga dilaksanakannya di ujung tahun," ucap Wakil Ketua Komisi C DPRD Dedi Rustandi Kamis (25/1).
Dedi menambahkan perencanaan harus disusun secara rapi oleh Organisasi Perangkat daerah (OPD) terkait agar pembangunan tidak dilaksanakan di penghujung tahun. Karenanya pihaknya mengingatkan untuk bekerjasama melakukan pengawasan terkait penganggaran baik dari legislatif maupun eksekutif. "Jangan sampai anggaran yang sudah dibuatkan nanti kembali terabaikan dalam pembangunannya," ucapnya.
Sayangnya, ketika ditanya besaran anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan GOR Panatayuda, Dedi mengaku tidak ingat. Meski demikain Dedi mengatakan sinergitas lintas sektor saat ini belum berjalan. Hal itu terbukti dengan masih adanya pedagang kaki lima dan aktifitas malam hari di lingkungan gedung olahraga tersebut. "Perlu komitmen bersama terutama dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dinas ini harus berkordinasi bersama dengan Satuan Polisi Pamongpraja dan kepolisian. Paling tidak harus dibersihkan dan ditata sebelum perbaikan nanti," ungkapnya.
Sementara itu Pedagang Kaki Lima GOR Panatayuda Ating Kurniasih (40) mengaku rencana perbaikan GOR Panatayuda sudah lama dia dengar namun sampai saat ini belum terealisasi. Dia sendiri telah berjualan di lingkungan sekitar GOR sekitar enam tahun, karena itu kalaupun harus digusur buatnya tidak masalah. Apalagi dia bersama suaminya memang sudah berencana untuk pindah berjualan. "Percuma juga berjualan di lingkungan GOR Panatayuda, selalu sepi pembeli. Kondisi ini sudah berlangsung dua tahun ini," ucapnya.
Ating dan suaminya berencana memindahkan dagangannya di daerah Klari. Ating mengaku GOR Panatayuda dulu ramai karena ada aktifitas malamnya. Banyaknya orang memanfaatkan lokasi tersebut untuk ajang prostitusi. "Sekrang sudah tidak ada prostitusi semenjak sering dilakukannya razia," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template