Dua Begal Cikampek Punya Ilmu Kebal - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dua Begal Cikampek Punya Ilmu Kebal

Dua Begal Cikampek Punya Ilmu Kebal

Written By Admin Raka on Jumat, 26 Januari 2018 | 12.00.00

Tewas Setelah Ditembus Empat Peluru

KARAWANG, RAKA - Ternyata para begal yang tengah merajalela di Cikampek dan sekitarnya, tidak hanya membawa senjata mengerikan seperti samurai, golok atau senjata api. Mereka juga ditengarai mempunyai ilmu kebal. Hal itu terungkap setelah Tim Anaconda Resmob Polres Karawang melumpuhkan begal di Jalan Interchange Cikampek, Dawuan Tengah, tepatnya di depan PT Indogress.
Kali ini, petugas berhasil menembak mati dua orang sekaligus. Yaitu Juni Anwar alias Micky (18), meregang nyawa setelah ditembus empat peluru. Sedangkan Kurniawan alias Micung (22), terkapar usai tiga peluru bersarang di tubuhnya.  Keduanya adalah warga Kampung Sukasenang, Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru.
Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan menyampaikan, kedua pelaku itu merupakan komplotan Odet. Penangkapan dilakukan setelah petugas mendapat keterangan dari rekan satu komplotannya yang terlebih dulu ditangkap. "Dari keterangan Martin, kedua pelaku akan melakukan aksinya Rabu (24/1) malam di Cikampek. Kemudian kami melakukan pengembangan," paparnya kepada Radar Karawang, Kamis (25/1).
Ia melanjutkan, saat akan ditangkap, dua orang begal tersebut mengarahkan pistol mirip senjata api ke polisi. Alhasil, petugas melakukan tindakan tegas terukur yang mengakibatkan para pelaku tewas. "Senjata masih dalam pengembangan, dapat senjatanya dari mana. Nanti kita akan kembangkan dari rekannya yang ada di LP," paparnya.
Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng menambahkan, dari keterangan Martin pulalah, petugas mengetahui jika Micky dan Micung sudah mempelajari ilmu kebal, sehingga siap beraksi lagi di wilayah Cikampek, Kotabaru, Purwakarta, dan Subang. "Dari keterangan Martin inilah, pada malam harinya kita patroli secara tertutup mencari DPO Micky dan Micung, di daerah operasi yang biasa mereka lakukan yaitu daerah Cikampek dan Kotabaru," paparnya.
Malam itu, kata Maradona, semua wilayah operasi komplotan begal itu disisir. Sesampainya di Cikampek, anggotanya menemukan mereka di depan PT Indogress, Jalan Interchange Cikampek. Begitu melihat polisi, mereka langsung mengarahkan pistol ke petugas. "Saat itulah kita lakukan penembakan, tapi mereka masih bisa berlari. Kita kejar, mereka arahkan senjata lagi. Kita tembak lagi. Setiap mereka acungkan senjata, kita lakukan penembakan," paparnya. 
Setelah keduanya terjatuh, kata Maradona, langsung dibawa ke RSUD karawang. Namun tidak tertolong. "Di tubuh Micung bersarang tiga peluru, dan 4 peluru di Micky," paparnya.
Ia menjelaskan, meski tidak terjadi kontak senjata dengan pelaku, tapi tindakan dua orang begal yang mengarahkan senjata ke petugas, dinilai membahayakan nyawa. "Biasanya para pelaku itu memakai golok. Tapi setelah Odet tertangkap, mereka pakai pistol," ungkapnya seraya mengatakan jika Micky dan Micung adalah eksekutor, sedangkan Odet otaknya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template