Distribusi Rastra Jangan Dihambat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Distribusi Rastra Jangan Dihambat

Distribusi Rastra Jangan Dihambat

Written By Admin Raka on Selasa, 30 Januari 2018 | 15.15.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Jadwal pendistribusian beras sejahtera (Rastra) diharapkan tepat waktu. Meskipun menuai protes sejumlah kepala desa, rastra yang ditempeli label bantuan sosial (Bansos) tersebut diminta supaya bisa diterima masyarakat.
"Seharusnya kita di lapangan menerimanya dengan senang hati, karena sifatnya bantuan, bukan malah menghambat distribusinya," tegas Kasie Kesos Kecamatan Cilamaya Wetan Amir, Spd, Senin (29/1).
Ditambahkan Amir, memang ada perbedaan rastra sebelumnya dengan yang tahun ini, yaitu soal Pagu yang menurun sampai gratisnya tebusan. Namun, sebenarnya itu bisa di siasati melalui Peraturan Desa (Perdes), termasuk distribusi rasta buat masyarakat yang ternyata tidak tercover dalam pagu, bahkan ongkos kirim Rastra ini juga bisa disiasati nominal wajar melalui Perdes tersebut.
Selebihnya, sebut Amir, tinggal dikonsultasikan dengan semua pihak, karena hak masyarakat sebagai penerima diharapkannya bisa tepat waktu dan tepat sasaran. Sama halnya dengan bantuan lain seperti Bansara, Bantuan Ekonomi dan bantuan lain, Bansos rastra ini sepatutnya tidak terhambat, karema semuanya bisa di musyawarahkan dengan baik. "Bayar rastra dihilangkan dan jadi gratis, seharusnya memang bersykur, namanya juga bantuan. Soal pagu dan distribusi kan bisa dimusyawarahkan dan dilegalkan melalui Perdes," katanya.
Amir menambahkan, pemerintah pusat mengacu kepada data statistik dan tidak mungkin sembarangan. Sama seperti halnya PKH yang out putnya bisa lebih mandiri, penerima Rastra berkurang, bisa jadi pandangan pemerintah memang yang miskin berkurang, betapapun dilapangan masih belum clear kriteria pendataaan dam kategori Keluarga Penerima Manfaat (KPM) itu miskin atau tidak.
Meskipun demikian, pihaknya mendukung upaya sejumlah Kepala Desa yang terus mendorong pemerataan dan keadilan rastra ini. Namun soal distribusi, seharusnya memang tepat waktu, apalagi bulan-bulan ini bisa jadi menjadi masa transisi menuju kartu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). "Formulasi mengantisipasi gejolak, bisa dengan Perde," katanya.
Kades Rawagempol Wetan, H Udin Abdul Gani mengatakan, Apdesi tetap bersikukuh meminta bulog menunda sementara distribusi Rastra yang rencananya turun akhir bulan ini. Saat ini pihak Kades-kades sedang memintai data pagu raskin tiap-tiap desa tahun kemarin (2017) segera paling lambat hari Rabu besok. Alasan dipendingnya dulu Rastra ini sambil menunggu jawaban dari Bupati dan Gubernur terkait surat yang diajukan Apdesi.
Dalam waktu dekat juga, sebut Udin, minggu-minggu ini akan ada pertemuan lagi antara  Apdesi, BPS , DPMD dan Dinsos. "Selama belum ada jawaban dari bupati dan Gubernur, kita tetap minta agar distribusi Bansos Rastra itu dipending dulu," pungkasnya.
Sementara Kades Rawagempol Kulon, H Ade Laide mengungkapkan, soal Rastra, pihaknya menunggu arahan lebih lanjut dari Apdesi dan IKD, jika di lapangan harus dipending, pihaknya siap menyetop terlebih dahulu Rastra sambil menunggu poin-poin yang menjadi tuntutan semua Kades. Apalagi, di desanya juga pagu rastra berkurang selisih ratusan KPM dibandung tahun sebelumnya. "Kalau saya menunggu arahan dari Apdesi saja, kalau dipending dulu distribusinya, ya kita pending," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template