Diserang TBC Menahun Gantung Diri - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Diserang TBC Menahun Gantung Diri

Diserang TBC Menahun Gantung Diri

Written By Admin Raka on Rabu, 31 Januari 2018 | 17.00.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Suparman (50), warga Dusun Ulekan RT 03/03, Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur sungguh pendek pikirannya. Hanya gara-gara pengidap penyakit yang tidak sembuh-sembuh mantan petugas kebersihan Pasar Johar Karawang ini, Selasa (30/1) nekat menyudahi hidupnya dengan cara menggantung diri.
Keruan saja aksi nekatnya inipun mendapat sesalan kalangan keluarga yang tidak pernah menyangka anggota keluarganya itu melakukan perbuatan senekat itu. Padahal tadinya, Suparman dikenal sebagai lelaki yang tabah. "Padahal sakitnya sekarang berangsur membaik, beda kalau dulu sakitnya memang sangat parah," ungkap Yaya (52) keluarga korban.
Yaya menuturkan kalau Suparman sudah lama menderita penyakit Tuberkulosis (TBC). Bukan cuma penyakit itu ia juga mengidap penyakit gatal menahun yang tak kunjung sembuh. Terhadap penyakitnya sendiri, Suparman bukannya diam saja tetapi terus menjalani pengobatan. Hingga terakhir berangsur-angsur membaik. Karenanya, kalangan keluarga sendiri merasa heran kalau dugaan Suparman nekat gantung diri hingga tewas lantaran putus asa disebabkan penyakitnya.
Suparman nekat gantung menggunakan tali tambang yang diikatkan di balok kayu bagian dalam atap rumahnya. Korban kali pertama ditemukan sudah tergantung oleh keponakannya yang pulang dari sekolah sekitar pukul 12 siang. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada ibunya yang juga istri Yaya. "Suparman adalah pribadi yang baik. Dia juga tegar menghadapi penyakitnya. Makanya kami heran kalau korban nekat mengakhirnya hidupnya," ucap Yaya. 
Masih dikatakan Yaya, korban menderita penyakit TBC sudah tiga tahun terakhir ini. Sebelumnya korban pernah menikah tetapi ditinggal istrinya satu tahun lalu. Sebelum  ditemukan gantung diri sekitar pukul pukul 0.8 pagi Suparman masih terlihat duduk-duduk di teras depan rumah. Tidak ada tanda-tanda mencurigakan kalau Suparman akan bunuh diri. "Memang, adik saya sempat mengeluhkan penyakitnya tidak sembuh-sembuh," ucap Yaya.
Sebelum meninggal Suparman sempat menuliskan pesan di secarik kertas yang berisi kalimat 'Jang Lamun Eweh Ujang di Maendeng' (Ujang kalau bapak tidak ada tinggal di Mak Endeng). "Mungkin korban sudah mempersiapkan itu, makanya dia menulis surat dulu. Kalau dari isi nya mungkin yang dimaksud korban, bahwa anaknya itu kini yatim piatu agar ikut sama adik almarhum ibunya," terang Yaya.
Sementara Pihak kepolisian dari Polsek Telukjambe Timur mengatakan sudah melakukan pemeriksaan, karena keluarga tidak melanjutkan ke arah visum maka laporannya sudah dicabut. Namun dari keterangan polisi motif kematian korban disebabkan putus asa karena menderita penyakit menahun. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template