Dinas Pertanian Klaim Setiap Hari Panen Padi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dinas Pertanian Klaim Setiap Hari Panen Padi

Dinas Pertanian Klaim Setiap Hari Panen Padi

Written By Admin Raka on Selasa, 30 Januari 2018 | 11.30.00

PURWAKARTA,RAKA- Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta Ir H Agus R Suherlan, menegaskan, di Purwakarta setiap harinya ada panen dan tanam padi. Sehingga ketersediaan padi tetap terjamin.
"Kita open camera. Setiap hari bisa diketahui wilayah mana yang tanam atau panen, lengkap dengan koordinat dan waktunya," kata Agus, saat di temui Radar Karawang di ruang kerjanya, Senin (29/1).
Dirinya menyebutkan, luas lahan tanam secara data di Purwakarta seluas 17.792 hektare lahan baku. "Di mana 40 persen di antaranya lahan tadah hujan. Sedangkan 60 persennya adalah lahan irigasi semiteknis dan lahan irigasi sederhana," kata Agus.
Dengan kondisi seperti itu, sambungnya, Dinas Pertanian terus berusaha membuat target bagaiamana setiap lahan dapat ditanam selama ketersediaan air terpenuhi dan bisa ditanami. "Target tersebut sudah mulai tercapai, meski lahan baku hanya 17.792 hektare, namun kita bisa menanam seluas 43.905 hektare sepanjang tahun, di mana setiap lahan bisa 2-3 kali tanam dengan rata-rata 2,46 kali," ujarnya.
Dengan berbagai usaha tersebut, peningkatan panen terus terjadi setiap tahunnya. "Rata-rata peningkatan panen sebesar 2,6 persen," ujarnya.
Terjaminnya produksi padi di Kabupaten Purwakarta, kata Agus, juga disebabkan pemerintah pusat dan daerah benar-benar menjamin, bahkan meningkatkan produksi padi. "Misalnya, untuk mengantisipasi dampak paceklik, pemerintah telah menyalurkan bantuan cukup banyak ke petani, seperti pompa air, traktor dan benih berkualitas, rehabilitasi jaringan irigasi tersier, embung dan lainnya," ujarnya.
Pendampingan dan terjun ke lapangan pun, kata Agus, masif dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman. "Kementan bersama pemerintah daerah terus memberikan bimbingan dan pengawalan serta usaha peningkatan produksi dan peroduktivitas padi. Jadi proses produksi berjalan lancar," ucapnya.
Disinggung soal tingginya harga beras di pasaran yang terjadi sejak sebulan terakhir dirinya enggan berkomentar. "Kalau saya berkomentar terkait harga beras, ya enggak nyambung, salah alamat. Maksudnya, hal itu bukan ranah saya," ujarnya.
Agus menjelaskan, terkait beras, dinasnya memiliki tiga tugas utama. "Yakni bagaimana potensi lahan bisa ditanam sesuai dengan potensinya. Lalu, bagaimana caranya padi dapat tumbuh dengan baik tanpa ada gangguan. Serta, bagaiamana seluruh lahan yang ditanam itu bisa dipanen," pungkasnya (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template