Camat Kota Minta Pegawai Netral - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Camat Kota Minta Pegawai Netral

Camat Kota Minta Pegawai Netral

Written By Admin Raka on Rabu, 31 Januari 2018 | 13.00.00

Gempungan Bukan Program Politis

PURWAKARTA,RAKA- Pemerintah Kecamatan Kota Purwakarta memberikan imbauan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk tidak terlibat dalam politik praktis dalam perlehatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar Juni mendatang.
Camat Purwakarta Yuddi Herdiana mengatakan, dirinya sudah menyampaikan imbauan kepada seluruh pegawai kecamatan dan kelurahan, untuk tak terlibat politik praktis. "Harus menjaga netralitas, amanat UU ASN kita harus netral. Setiap pegawai punya hak pilih yang nantinya akan digunakan, tapi pilihan tersebut harus disimpan dulu dalam hati, jangan sampai dibuka keluar apalagi sampai mengajak," ungkap Yuddi, kepada Radar Karawang, Selasa (30/1).
Ia juga mengungkapkan, UU ASN akan memberi sanksi dari mulai yang terberat hingga yang teringan dan selama ini hanya sebatas menghimbau untuk menaati peraturan ASN. "Bukan hanya ASN, tapi pegawai yang dibiayai oleh negara termasuk kepala desa yang tidak boleh ikut politik praktis," jelasnya.
Ia juga mengaku, selama ini belum ada yang melanggar hal tersebut karenakan sudah mengerti dan faham. "Semuanya ada di kota, baik konstituen dan pemantau ada di kota. Jadi taat kepada ketentuan dan peraturan yang ada, cenderung mereka sudah paham dan mengerti," imbuhnya.
Sementara itu, mengenai program arisan gotong royong dan pelayanan terpadu (gempungan), tegas Yuddi, tidak ada kaitannya dengan politik. "Arisan Gotong royong tidak ada sangkut pautnya dengan urusan politis, itu murni program kecamatan untuk kebersihan lingkungan sekitar. Karena jauh-jauh hari sudah melaksanakan program tersebut terhitung sudah 1 tahun lebih, jadi tak ada sangkut pautnya dengan pilkada. Karena momennya momen kebersihan," papar Yuddi.
Lebih lanjut ia mengatakan, jangan salah faham  terkait arisan gotong royong dan gempungan. "Kalau arisan gotong royong seminggu sekali kalau pelayanan terpadu (gempungan) dilaksanakan 1 bulam sekali. Tidak ada keterkaitan dengan pilkada atau politik, karena dua-duanya merupakan program kecamatan," jelasnya.
Sementara Sobandi, Lurah Nagri Kaler juga menyampaikan hal yang sama, bahwa arisan gotong royong dan gempungan tidak ada kencenderungan dan keterikatan politis. "Itu mah untuk membiasakan para warga dan RT/RW untuk peduli terhadap lingkungan. Kalau gak dikerjai oleh kita susah, jadi harus sama-sama," ungkapnya.
Ia juga mengatakan, program gempungan merupakan kegiatan untuk mempermudah pelayanan terhadap masyarakat. "Yang kedua mengenai gempungan awalnya memang dari pemda, tapi masyarakat lebih dimudahkan. misalnya, karena membuat KTP jauh, maka ada inisiatif untuk mengadakan gempungan," pungkasnya. (cr2)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template