Calon Kepala Sekolah Dasar Geram - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Calon Kepala Sekolah Dasar Geram

Calon Kepala Sekolah Dasar Geram

Written By Angga Praditya on Selasa, 16 Januari 2018 | 17.30.00

4 Kepsek Periodesasi Belum Mau Pensiun

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Kebijakan peniadaan periodesasi dan belum adanya arahan mengenai kebijakan tersebut membuat calon kepala sekolah geram. Pasalnya karena kebijakan belum jelas itu mereka terpaksa mengalah dengan kepala sekolah lama yang mestinya sudah memasuki masa periodesisasi.
Seperti diungkapkan Calon Kepala SD di Kecamatan Lemahabang Abdul Qodir Spd, regulasi sejauh ini masih jelas dan tegas soal masih diberlakukannya periodesasi tanpa harus ditangguhkan. Namun soal pengangkatan justru masih saja abu-abu. Di Kecamatan Lemahabang misalnya, ada 25 guru calon kepala sekolah yang sudah lolos seleksi dan 13 diantaranya sudah pengangkatan.
Sehingga, saat ini, sebut Qodir menyisakan 12 guru lagi yang masuk daftar tunggu alias waiting list untuk mengisi kekosongan Kepala Sekolah yang memasuki periodesasi Januari - April. Seharusnya, memang, setelah SK Bupati jabatan sebagai Kepsek, maka otomatis habis, termasuk Januari ini ada 4 orang, dengan kata lain ke empat Kepala SD yang sudah habis masa jabatannya sebagaimana SK Pengangkatan oleh Bupati, harus kosong di empat SD dan diambil Pelaksana Tugas (Plt). Namun sampai dengan pelantikan yang entah kapan dilangsungkan, diprediksi tidak ada pelaksana tugas (PLT) sementara untuk mengisi kekosongan tersebut. "Kepsek lama masih bertahan walau sudah periodesasi sebelum pelantikan seharusnya sudah ada PLT sementara tapi kenyataan Terus lanjut," keluhnya.
Qodir menambahkan, PGRI cenderung offside sebab Permendikbud belum keluar yang mengatur soal priodesasi, namun ini sudah membuat pernyataan yang bahkan diterapkan.
Padahal jika pun menunggu permen itu keluar ada baiknya yang sudah periodesasi Januari-April dibereskan terlebih dahulu,  apalagi ini menyangkut nasib para calon kepala SD yang sudah menunggu, bahkan yang hendak memasuki masa pensiun, disisi lain peraturan daerah yang mengatur periodesasi yang terbit sejak era Dadang S Muchtar Sampai kini ini masih belum dicabut. 
Karenanya jika sampai pelantikan dilangsungkan tuntas Januari ini, kemudian calon kepala sekolah tidak ada yang diangkat menjadi kepsek, jelas pihaknya akan mempertanyakan dan harus dijawab secara jelas, argumentatif dan rasional. Sebab, sejauh ini dirinya sebagai cakep sendiri masih belum detail menerima pernyataan dan kebijakan yang diterapkan dinas saat ini.
Apa dasar memperpanjang jabatan kepsek, kemudian kapan diterapkannya Penilaian Kerja Kepala Sekolah (PKKS) yang khusus menilai standar Kepsek berprestasi dan boleh melanjutkan jabatannya sebagai Kepsek. "Kita tidak ngebet ingin cepat diangkat, tapi hanya sebatas menanyakan kalau sampai pelantikan tidak ada pengangkatan wajar kita minta yang rasional," tandas Qodir.
PLT Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Telagasari Agus Wahyudin mengatakan biasanya kalau ada Kepsek yang periodesasi, ada arahan dari dinas untuk pengajuan rekomendasi Pelaksana Tugas (Plt) di sekolah yang kosong tersebut dan diambil dari Kepsek terdekat dalam satu hamparan. Namun, untuk kali ini, meskipun ada yang sudah memasuki Periodesasi, tidak ada arahan membuat PLt sementara, kalau pihaknya membuat PLt sendiri sementara dinas tidak mengarahkan, ini bisa pelanggaran. 
Lagi pula memang, selama Kepsek yang dalam SK Priodesasi habis dan belum mendapat SK Pemberhentian dari Bupati, sejauh ini jalan terus dan bertahan melaksanakan tugas, hanya soal wewenangnya mungkin saja ada pembatasan sambil menunggu masa pelantikan nanti, apakah diganti atau berlanjut. Dirinya juga bingung sebut Agus, jika priodesask ditiadakan, bagaimana nasib para Calon Kepala SD (Cakep) yang sudah diseleksi jauh -jauh hari dan menunggu giliran, karenanya ia serahkan keberlangsungannya ke Pemkab seperti apa kedepan. "Selama belum mendapat SK pemberhentian walaupun periodesasinya habis mungkin masih berlanjut. Hanya saja bagaimana nasib para calon kepala SD ini nantinya," ucap Agus. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template